» » Konflik 2 Desa Sudah Menemui Perdamaian

Sukaresmi - Konflik yang melibatkan dua Desa, yakni Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi dan Desa Citereup Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, sudah menemui proses Islah atau perdamaian. Hal tersebut, berlangsung saat tokoh masyarakat di dua Desa itu, bertemu dan membuat surat pernyataan yang berlangsung di Polsek Panimbang, pada Selasa (19/11/2013) sekitar pukul 15.00-17.00 WIB.

Berdasarkan surat pernyataan yang dihadiri oleh 5 perwakilan masyarakat Desa Citereup dan Desa Sidamukti, di sepakati beberapa hal, diantaranya kedua belah pihak sepakat dan mendukung permasalahan ini di selesaikan melalui proses hukum, membantu kelancaran proses hukum yang sedang berlangsung, serta menjaga kondusivitas dalam kehidupan sehari-hari secara rukun dan damai.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Sidamukti, Dede Widarso mengatakan, proses Islah dapat tercipta setelah ada itikad baik dari kedua belah pihak, untuk segera menyelesaikan konflik ini.

Menurut Dede, pihaknya juga mengucapkan rasa duka yang dalam, atas peristiwa yang merenggut korban, atas nama Rifki bin Kosim (15), yang meninggal dalam peristiwa tersebut.

Sebelumnya, dalam acara pesta Nelayan yang digelar di Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, korban Fikri, warga Kampung Sukamaju, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, tewas karena dikeroyok saat berjoget dalam acara pesta laut, oleh sekelompok pemuda dari Desa Sidamukti.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Gatot Priyanto mengatakan, dari tiga orang yang diperiksa, dua diantaranya yang berinisial Rn (18) dan Ok (22) kemudian ditetapkan menjadi tersangka. Kedua tersangka itu adalah warga Desa Sidamukti.

Sedangkan satu saksi lain berinisial Il juga sudah dimintai keterangan.
Para tersangka bisa dijerat pasal 170 KUHP dan Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (Mudofar/937)

About 93.7 Krakatau Radio

Terimakasih telah berkunjung di Krakatau Radio.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

1 komentar:

  1. Semoga tidak ada perpecahan lagi di kedua desa tersebut (padahal mah jauh hahahaha)

    ReplyDelete