» » Bangun Pabrik Gula, 58 Kuburan Dibongkar

Pagelaran - Sejumlah kuburan yang ada Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Tegalpapak, tepatnya di Kampung Kepuh, RT 01 RW 01, Desa Tegalpapak, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, di bongkar sejumlah warga pada Selasa (24/06/2014). Hal ini dilakukan, karena dilokasi TPU tersebut akan dibangun Pabrik Gula oleh PT Amanah Abdindo.

Sekretaris Desa (Sekdes) Tegal Papak, Nata mengatakan, pembongkaran sebanyak 58 kuburan yang ada di TPU Kepuh tersebut, dilakukan oleh warga, setelah melalui tahapan musyawarah dengan pihak Perusahaan.

Sekdes menambahkan, dari hasil musyawarah, disepakati bahwa pihak Perusahaan siap menyediakan lahan pengganti lokasi TPU yang lebih luas, yakni disediakan 1.400 meter, dari luas TPU sebelumnya yang hanya 400 meter.

Selain itu, pihak Perusahaan juga memberikan uang kompensasi kepada Warga yang keluarganya dikubur dilokasi tersebut sebesar Rp 500 ribu.

Nata juga menambahkan, untuk waktu pelaksanaan pembangunan Pabrik Gula yang akan dilakukan oleh PT Amanah Abdindo, dirinya beserta warga belum mengetahui secara pasti karena informas sementara, perusahaan tersebut baru melakukan pembebasan lahan, yang salah satunya lahan di TPU tersebut.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sebelumnya dirinya beserta warga lainnya, mendapatkan penjelasan dari pihak Perusahaan terkait akan di bongkarnya kuburan tersebut karena akan dijadikan Pabrik gula.

Menurutnya, dirinya mengaku sempat kaget akan tetapi setelah dijelaskan pihak Desa, akhirnya semua Warga sadar karena pihak perusahaan sudah menyediakan lahan pengganti dan memberikan uang Konpensasi.

Sementara itu, Kapolsek Pagelaran, AKP Pupu Syaripudin mengaku belum mengetahui terkait pembongkaran Kuburan yang dilakukan oleh Warga akan tetapi dirinya akan segera menerjunkan anggotanya untuk melakukan pemeriksaan terkait kebenaran informasi tersebut. (Mudofar/937)

About 93.7 Krakatau Radio

Terimakasih telah berkunjung di Krakatau Radio.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply