Disparpora Rencanakan Bangun Miniatur Masjid Nabawi


Kepala Disparpora Kabupaten Pandeglang, Cecep Juanda (kanan) di Krakatau Radio, Jumat (29/01/2016).

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Guna menarik wisatawan dan sebagai ikon dari daerah Kota Sejuta Santri Seribu Ulama, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pandeglang, berencana membangun miniatur Masjid Nabawi di Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang.

Kepala Disparpora Kabupaten Pandeglang, Drs. Cecep Juanda mengatakan, anggaran untuk membeli lahan sekitar 1 hektar untuk lokasi pembangunan, sudah disiapkan sebesar Rp 1,8 miliar. Sementara mengenai fisik pembangunan miniatur masjid Nabawi direncanakan sebesar Rp 15 miliar yang pembangunannya akan dimulai pada tahun 2017.

“Anggaran untuk pengadaan lahan minatur masjid Nabawi sudah siap, jumlahnya Rp 1,8 miliar. Lokasinya sekitar Mandalawangi, kenapa disitu, karena sudah sesuai Feasibility Study (studi kelayakan) supaya kita menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Cecep di Krakatau Radio, Jumat (29/01).

Cecep menerangkan, rencana pembangunan miniatur Masjid Nabawi di Pandeglang telah didorong Komisi VIII DPRD Pandeglang yang membidangi pariwisata. Adapun, kendala yang dihadapi saat ini mengenai masalah administrasi.

“Tujuan pembangunan masjid Nabawi ini untuk mengakomodir para wisatawan yang tidak melalui kota dan lebih memilih lewat Mandalawangi. Mandalawangi ini daerahnya luar biasa, dan tentu saja Pandeglang adalah Kota Santri,” terangnya.

Wakil Ketua Komisi VIII DPRD Pandeglang, Yangto membenarkan adanya dorongan rencana untuk pembangunan miniatur Masjid Nabawi di Pandeglang. Yangto mengaku sangat mendorong Pemkab bisa segera mewujudkannya, bahkan untuk anggarannya juga terus didukung.

“Dengan dibangunya miniatur Masjid Nabawi saya yakin ada geliat wisatawan untuk lebih banyak lagi berkunjung ke Pandeglang, ditambah di Pandeglang juga terkenal dengan kota santri sejuta ulama. Nah dengan miniatur itu bisa menjadi ikon daerah,” ujarnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.