» » Hindari Tumit Kasar Karena Dehidrasi Saat Puasa dengan Cara Ini

Vemale.com - Tumit yang pecah-pecah adalah salah satu tanda tubuh mengalami dehidrasi. Kulit menjadi kering sehingga pecah-pecah. Saat puasa, tubuh menjadi mudah terserang dehidrasi sehingga risiko tumit pecah-pecah pun sangat tinggi. Tumit pecah-pecah bisa menyerang siapa saja, maka perlu penanganan khusus untuk mengatasinya.

Ladies, selain masalah dehidrasi tumit yang pecah-pecah bisa jadi disebabkan karena masalah infeksi jamur, obesitas dan kurangnya menjaga kebersihan. Pemilihan model sepatu juga berpengaruh. Sepatu yang modelnya tida sesuai dengan kamu akan menyebabkan tumit menjadi pecah-pecah.
Tumit yang pecah-pecah jika tidak segera diatasi dapat berbahaya bagi kesehatan. Masalah kesehatan kaki seperti psoriasis dapat memperburuk keadaan kamu. Tumit yang pecah-pecah dapat diatasi dengan mengoleskan krim yang banyak dijual di sekitar tempat tinggal kamu. Selain itu kamu juga dapat memanfaatkan bahan-bahan alami untuk menyembuhkan tumit yang pecah-pecah.

Salah satu bahan alami untuk mengobati pecah-pecah adalah dengan membuat ramuan alami yang terbuat dari oat, air lemon dan garam. Cara membuat ramuan ini sangat mudah, kamu tinggal mencampur semua bahan aduk hingga rata. Gunakan ramuan ini sebagai scrub. Pijat perlahan pada tumit yang pecah-pecah. Scrub ini akan membantu menghilangkan sel kulit mati yang menyebabkan tumit kasar.

Air lemon berfungsi untuk menghilangkan kotoran sehingga kotoran yang hadir pada tumit yang retak akan hilang. selain itu air lemon mengandung anti-inflamasi yang dapat menyembuhkan tumit yang pecah-pecah. Setelah menggunakan scrub tersebut jangan lupa untuk membasuhnya dengan air hangat. Lalu keringkan dengan handuk, jangan lupa oleskan pelembab agar tumit tetap lembap alami.

Ladies, puasa jangan menjadi halangan untuk tetap cantik alami. Selamat mencoba dan semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu.

About Krakatau Radio 93.7 FM

Terimakasih telah berkunjung di Krakatau Radio.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply