» » Mayat Tak Beridentitas Ditemukan di Pantai Caringin


Kanit Reskrim Polsek Labuan, Iptu H. Dadan (kiri) saat melihat mayat yang ditemukan di pesisir pantai Caringin, di Puskesmas Labuan, Kamis (15/12/2016).

KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas yang perkiraan umur 40 tahun-an, ditemukan oleh warga dipesisir pantai Caringin, di area penjarahan Caringin, Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Kamis (15/12/2016) sekitar pukul 08.00 WIB.

Berdasarkan informasi, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh empat siswa SMA yang tengah bermain disana. Dari temuan itu, para siswa melapor ke Ketua RT 10 RW 03, Desa caringin, bernama Kurdi.

Kurdi langsung meneruskan laporan kepada pihak berwajib. Oleh pihak berwajib, mayat tersebut dibawa ke Puskesmas Labuan.

Kanit Reskrim Polsek Labuan, Iptu Dadan mengatakan, mayat mengenakan jaket hitam dan baju batik serta levis sontog berwarna biru. Dugaan sementara korban hanyut terbawa arus belum lama meninggal dunia.

“Diperkirakan korban tewas karena berenang dan tenggelam dan terseret ombak, ada luka di belakang telinga, sepertinya itu luka akibat benturan karang di pantai,” ujarnya saat ditemui di Puskesmas Labuan.

Saat mayat berada di Puskesmas Labuan, salah satu pegawai Puskesmas Labuan, mengakui mengenali sosok mayat tersebut. Menurut dia, mayat tersebut adalah orang yang menderita gangguan jiwa. Hal itu berdasarkan dari celana yang ia gunakan sama persis dengan apa yang ia lihat pada Rabu (14/12) malam.

“Semalam itu dari warung saya di Cigondang, sempet ditanya katanya orang Tebet, Pagelaran. Itu saya kenal dari celananya yang katanya ia ambil dari jemuran orang,” ujar dia.

Pihak kepolisian merespon hal tersebut dengan menghubungi salah satu warga Pagelaran. Saat ini, pihak kepolisian tengah menunggu kedatangan dari pihak keluarga agar jasad tersebut dapat segera dimakamkan. (Mudofar)

About Krakatau Radio 93.7 FM

Terimakasih telah berkunjung di Krakatau Radio.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply