Ribuan Umat Muslim di Pandeglang Gelar Aksi Solidaritas Untuk Muslim Rohingya



Ribuan umat muslim di Kabupaten Pandeglang menghadiri aksi solidaritas untuk muslim Rohingya, di alun-alun Pandeglang, Senin (11/09/2017). Foto Humas Pandeglang.

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Ribuan warga muslim di Kabupaten Pandeglang menggelar aksi solidaritas berupa do’a bersama dan penggalangan dana untuk etnis muslim di Rohingya Myanmar, pada Senin (11/09/2017) di alun-alun Pandeglang. Selain itu, massa juga melakukan long march mengelilingi alun-alun Pandeglang. Aksi tersebut sebagai dukungan moril kepada umat muslim di Rohingya.

Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Pandeglang, K.H. Abdul Aziz Nurdin mengatakan, aksi tersebut sebagai arti nyata dukungan kaum muslim Pandeglang terhadap aksi kemanusiaan yang terjadi di Rohingya.
Ia mengaku sangat miris melihat pembantaian yang terjadi kepada kaum muslim di Rohingya.

“Ini adalah pesan dari pandeglang untuk dunia, bahwa bentuk kekerasan apapun itu tidak boleh ada, baik dari non muslim kepada muslim maupun dari muslim kepada muslim, semua kekerasan itu dilarang. PBB harus melihat ini, betapa pentingnya arti kemanusiaan dikehidupan itu sendiri bukan hanya di Rohingya tapi persoalan-persoalan didunia,” katanya.


Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pandeglang, K.H. Tb. Hamdi Ma’ani menyampaikan, pihaknya sudah mengintruksikan kepada semua ormas-ormas supaya mendukung dan mensukseskan kegiatan ini. Dirinya juga mendorong kepada Presiden Joko Widodo agar melakukan hubungan diplomatis langsung kepada PBB meminta segera menghentikan pembantaian yang terjadi di Rohingya.

“Karena kita tahu, dimanapun muslim mayoritas orang non muslim terlindungi dari berbagai penindasan, kepada rekan-rekan kita yang beragama budha dimanapun, supaya segera meminta menghentikan kekejaman yang dilakukan oleh agama budha yang disana,” pintanya.


Sementara itu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengecam aksi yang dilakukan terhadap warga Muslim Rohingya. Irna berharap, aksi dukungan untuk Rohingya yang dilakukan di beberapa daerah khususnya Kabupaten Pandeglang, dapat menggugah Pemerintah Myanmar untuk menghentikan aksi biadab yang melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) tersebut.

“Selain kita mengecam, harus melakukan aksi nyata sebagai dukungan untuk saodara kita disana melalui donasi dan infak yang dikumpulkan untuk disalurkan kesana,” ungkapnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.