» » Lagu 'Sayang' Meledak, Begini Komentar Via Vallen

Meski tren musik pop tetap jadi pilihan utama, nyatanya saat ini musik dangdut justru semakin dilirik oleh banyak kalangan, bahkan lintas generasi. Seperti hit single Sayang milik Via Vallen yang laris manis di pasaran misalnya. Sukses jadi lagu favorit bahkan meraih 52 juta viewers di YouTube, ia pun kemudian memberikan komentarnya.
"Seneng banget, nggak sia-sia perjuangan selama ini untuk membawakan lagu ini dari panggung ke panggung karena emang nggak gampang. (Viewers sampai 50 juta lebih) Iya, nggak nyangka segitu banyak," ujarnya saat Ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan baru-baru ini.Via Vallen kemudian mengungkapkan kalau hit single tersebut pertama kali ia bawakan bersama OM Sera di tahun 2014. Meski Via merasa yakin lagu Sayang terasa enak untuk didengar, nyatanya reaksi penonton saat pertama kali mendengar lagu tersebut tak sesuai dengan apa yang dibayangkannya.
"(Bawain lagu Sayang pertama kali) Udah dari tahun 2014, dulu pas dangdutan sama OM Sera di Jawa. Bawain pertama di alun-alun Madiun, sama sekali nggak ada yang ikut nyanyi, padahal Via ngerasa lagu ini enak. Aku ngerasa lagu ini cocok buat single aku, makanya aku ngotot bawain terus. Pokoknya kalau tampil ke TV nasional harus nyanyi dengan lagu ini, gitu," lanjutnya.Lebih jauh, Via menjelaskan kalau dirinya harus menunggu sekitar satu tahun untuk para penikmat musiknya bisa menerima dan menyanyikan lagu Sayang. Karena melihat hype yang mulai meningkat, barulah Via mengaku berani untuk membawa single tersebut ketika tampil di TV Nasional.
"Pas pertama bawain lagu ini bener-bener orang nggak tahu, sampai setahun mereka baru bisa nyanyi bareng. Baru dari situ Via bawa lagu ini ke TV nasional lewat label dan label Via setuju. Makin enak tuh promo dari TV dan alhamdulilah masyarakat menerima dengan baik. Mau tampil di mana aja di luar pulau, Via diminta tetap nyanyi lagu Jawa," pungkasnya.

About Krakatau Radio 93.7 FM

Terimakasih telah berkunjung di Krakatau Radio.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply