Jelang Puasa, Stok Darah di PMI Pandeglang Masih Kurang



Salah satu warga saat mendonorkan darahnya, di Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, Selasa (08/05/2018).

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Menjelang bulan puasa, stok darah golongan A yang ada di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pandeglang, dirasa masih kurang. Sementara, untuk stok darah golongan B, AB dan O dirasa sudah mencukupi dalam menghadapi puasa dan lebaran nanti.

Petugas teknisi Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Pandeglang, Atina Salama mengatakan, saat ini stok darah golongan A ada sekitar 10 kantung. Menurut dia, hal itu jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan darah selama satu bulan di Pandeglang.

“Semuanya aman dari mulai B, O sama AB. Tapi untuk darah A sendiri sekitar sekarang ada 10 kantong. Kalau untuk persiapan puasa kayanya kita masih butuh kegiatan donor darah lagi,” kata dia saat ditemui di sela-sela kegiatan donor darah di Kecamatan Cikedal, Selasa (07/05).

Menurut Atina, kebutuhan kantong darah selama satu bulan di Kabupaten Pandeglang mencapai kurang lebih 700 sampai 800 kantong. Sedangkan, untuk menutupi kekurangan tersebut, pihaknya akan meminta ke luar daerah.

“Jadi untuk stok darah ini sebenarnya kurang aman di Pandeglang, karena memang jadwal donor darah sendiri masih minim banget. Kita juga untuk memenuhi darah ini kita mencari keluar pandeglang kaya mulai Serang, Cilegon, Jakarta,” ungkapnya.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat agar bisa mendonorkan darahnya. Sebab menurutnya, saat ini pendonor di Pandeglang dirasakan masih rendah.

“Kegiatan donor darah ini sedikit-sedikit nutupin kekurangannya, karena kita memang bekerja semaksimal mungkin untuk menutupi kekurangan stok darah di Pandeglang sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga yang mendonorkan darahnya, Ahmad Nouvan Hidayat, mengaku mendonorkan darahnya untuk membantu warga lain yang tengah membutuhkan. Menurut dia, dengan mendonorkan darah, dapat menjaga kesehatan jantung dan membuat darah mengalir lebih lancar.

"Mudah-mudahan dapat membantu warga lainnya," kata dia. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.