Peserta Rakor Keluar Saat Acara Berlangsung, Sekda Berang



Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Fery Hasanudin (tangan menunjuk) saat keluar ruangan Rakor dan meminta peserta yang diluar untuk segera masuk.
KRAKATAURADIO.COM, CARITA - Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Fery Hasanudin keluar ruangan dan memarahi para peserta yang tengah diluar ruangan saat acara Rapat Kordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Antar Lembaga Pemerintahan tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten tahun 2018 tengah berlangsung.

Sekda tampak menunjuk-nunjuk para peserta yang ada diluar ruangan dan memerintahkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memanggil para peserta agar segera masuk kedalam ruangan dan mengikuti acara.

Saat itu, Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono tengah memberikan sambutan dan arahan didampingi Bupati Pandeglang Irna Narulita dan narasumber yang lain. Rakor ini digelar di aula Hotel Wira Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Selasa (15/05/2018).

Saat keluar ruangan, Sekda didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), Taufik Hifayat. Sementara para peserta keluar ruangan untuk minum kopi dan merokok.

"Coba atuh ulah diluar (coba jangan diluar). Pol PP coba itu Kades suruh masuk kedalam," kata dia.

Satpol PP pun bergegas untuk meminta para peserta masuk kedalam ruangan kembali.

"Ayo pak masuk. Ngopinya didalam saja," ujar petugas Satpol PP.

Setelah memberikan instruksi, Sekda memerintahkan agar Satpol PP menjaga pintu masuk agar para peserta tidak keluar acara lagi saat acara masih berlangsung.

Saat sambutan, ia dengan tegas mengingatkan kepada para peserta tentang pentingnya disiplin.

Ketika sesi tanya jawab berlangsung, Sekda yang memimpin acara memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menyampaikan pertanyaan. Namun, para peserta nampak tidak ada yang mengajukan pertanyaan.

"Gak ada, gak ada (pertanyaan)," sorak para peserta.

Moment itu membuat Bupati Pandeglang, Irna Narulita berdiri dan memberikan arahan kepada para peserta untuk bertanya lewat pengeras suara.

“Lapar ya, lapar? Dikasih makan gak (Bupati bertanya kepada panitia) Ada? Sabar ya nanti kalau sudah ada yang bertanya jadi beberapa bagian. Jadi ibu berharap ini silaturahmi yang baik. Waktu kumpul ini gak bisa seminggu sekali. Sampaikan apa yang kita lakukan ditingkat Desa. Ini supaya rapat ini bermanfaat," kata Irna.

Bupati mengingatkan pentingnya bertanya, karena kegiatan tersebut diisi oleh narasumber dari Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Kapolres Pandeglang dan dari Dandim 0601 Pandeglang.

Dari situlah para peserta dimulai dari Camat Cimanuk Nuriah, Camat Cigeulis Kosasih dan peserta lainnya mulai bertanya.

Ditemui usai acara, Sekda Fery Hasanudin mengaku kesal terhadap perilaku disiplin para pejabat yang hadir. Menurut dia, moment Rakor tersebut harus dapat dimanfaatkan dengan baik agar rencana pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik.

“Habis gimana, kita kesel. Harusnya acara ini kan momentum baik. Setiap tahun saya evaluasi gitu gitu terus, biar ada manfaat ke semua lini. Jadi selama kepemimpinan ibu harus rapat ini berkualitas,” kata dia.

Sekda mengaku sudah mencatat nama-nama pejabat yang keluar saat acara tengah berlangsung. Catatan tersebut, kata dia, diteruskan kepada Bupati Pandeglang untuk dilaporkan. Namun, ia enggan mengungkapkan siapa nama pejabat tersebut.

“Catat sama saya ada 3 orang (camat). Bagaimana diturutin sama yang lain kalau dia tidak disiplin,” tegas dia.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Pandeglang Irna Narulita, Sekda Pandeglang Fery Hasanudin, Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono, Kasi Pidsus Kejari Pandeglang Feza Reza, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan seluruh Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Pandeglang. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.