Penobatan Miss Waria di Carita Dibatalkan Pihak Pengelola Tempat

Ketua Komunitas Peduli Pariwisata Carita, Franky (kiri) bersama pengelola restaurant dan penginapan Seafood & Chinese food Pasir Putih, Robi membuat surat pernyataan terkait ketidaktahuan perihal acara kegiatan pemilihan calon bintang iklan dan sinetron serta penobatan Miss Waria, Selasa (03/07/2018).
KRAKATAURADIO.COM, CARITA - Pengelola restaurant dan penginapan Seafood & Chinese food Pasir Putih, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, membatalkan agenda kegiatan pemilihan calon bintang iklan dan sinetron serta penobatan Miss Waria (Wanita Pria,red) yang akan digelar ditempatnya.

“Dari awalnya dia kan mau acara makan-makan disini untuk sekian orang dari jam 12 siang nyampe jam 5 sore selesai, makan sambil acara. (Tapi) pas kebetulan melihat brosurnya itu lain (acaranya), jadi kita putusin dan kita gagalin,” ujar Robi, pengelola tempat saat dikonfirmasi Selasa (03/07).

Ia mengaku sebelumnya pada hari Jumat (29/06), kedatangan 3 orang yang memesan tempat dan makanan untuk 100 orang. Namun, orang yang memesan tersebut, kata dia, tidak secara rinci menjelaskan terkait kegiatan yang akan dilakukan.

“Itu untuk 100 orang paket makan katanya, prasmanan lah ya, sambil acara. Jadi kita kurang tahu acaranya seperti apa soalnya waktu itu belum ada brosurnya, cuma bilang cuma acara gitu. Pas 3 harinya itu melihat brosur ko nomor saya ada disitu. Dia waktu itu cuma minta alamat jalan raya nya aja, pas kenapa dimasukin nomor hp saya disitu,” jelas dia.


Dirinya mengaku langsung menggagalkan terkait kegiatan acara yang tadinya akan digelar ditempatnya tersebut dengan alasan tidak setuju dengan salah satu konten acara, yaitu penobatan Miss Waria Banten 2018.

“Udah digagalin semuanya. Udah dikonfirmasi, jawabannya katanya ‘ya udah kalau gak bisa gak apa-apa, ya udah’ gitu. Tapi alhamdulillah sekarang udah digagalin semuanya, bukannya kita menampik rezeki ya, cuma acaranya beda,” paparnya.

Ditempat yang sama, Ketua Komunitas Peduli Pariwisata Carita, Franky mengatakan, meskipun kegiatan tersebut tidak jadi dilakukan di Carita, pihaknya tetap menolak adanya kegiatan serupa dimanapun berada, karena dalam keterangan foto tersebut menuliskan tentang penobatan Miss Waria Banten 2018.

“Okelah itu sudah terjadi, dan (pengelola tempat) sudah buat surat pernyataan bahwa ketidaktahuan acara tersebut dan dia juga menolak keras. Kedua usut tuntas tentang pembikinan pamflet yang sudah memviralkan Pandeglang sebagai salah satu tempat Miss Waria se Banten lho di pamfletnya, berarti kan dipusatkan di Pandeglang, pusatnya di Carita. Saya atas nama masyarakat Carita sangat dirugikan perihal tersebut,” kata dia.

Ia mengaku mendapat informasi bahwa acara tersebut digeser ke daerah lainnya yang ada di Provinsi Banten. Namun, kata dia, dimanapun kegiatan tersebut akan digelar, pihaknya akan tetap menolak.

“Saya konfirmasi ke pihak pengelola, ini jadinya di Serang katanya, pernyataan dari panitia. Apapun dalih alibinya saya tetap saya walaupun kegiatannya di Serang menolak keras untuk ini,” tegas dia. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.