Partisipasi Pemilih di Pemilu 2019 Diharapkan Naik

Aminudin.
KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Menjelang pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, berbagai tahapan telah dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara. Saat ini juga telah memasuki masa kampanye yang telah dimulai sejak 23 September sampai 13 April 2019.

KPU menargetkan tingkat partisipasi pemilih sebesar 77,5 persen pada Pemilu serentak 2019.

Menanggapi hal ini, Caleg DPRD Provinsi Banten dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Aminudin mengatakan, terkait partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019, ia meminta agar KPU dapat memberikan keleluasaan kepada para Caleg agar dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat meningkatkan jumlah pemilih.

“Kita mengimbau juga kepada KPU ini sebenarnya hanya PKPU saja bukan Undang-undang jadi bagi para caleg tidak hanya saya tidak hanya dari PKB tapi dari seluruh partai, kalau bisa dikasih keleluasaan yang penuh supaya memang partisipasi masyarakat ini untuk pemilihan legislatif dan Presiden ini menjadi full menjadi penuh,” kata Aminudin.

Pria yang juga Sekretaris Komisi I DPRD Pandeglang ini beralasan, dengan diberikannya keleluasaan kepada para Caleg, diharapkan tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya mencapai angka 80 sampai 90 persen.

“Sehingga yang diinginkan oleh KPU diinginkan oleh kita semua partisipasi masyarakat itu paling tidak diangka 80 sampai 90 persen. Jangan lagi-lagi misalkan yang human error nya itu diangka 30 sampai 40 persen artinya yang rugi masyarakat dan negara kita juga yang rugi,” ungkapnya.

Saat disinggung mengenai cara yang ia sampaikan kepada masyarakat agar dapat menggunakan hak pilihnya, Aminudin mengaku lebih memilih cara silaturahmi secara langsung.

“Kalau saya paling sederhana-sederhana saja, disamping silaturahmi juga alat peraga yang kita sampaikan sebatas stiker-stiker, kemudian pamflet-pamflet seperti itu. Insha Allah itu lebih efektif,” ujar Aminudin. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.