ADSENSE

» » Sosok Istri nan Cantik di Balik Kesuksesan Didi Kempot

Masyarakat Indonesia dikejutkan dengan kabar duka. Musisi lagu campursari yang tengah jadi idola sobat ambyar, Didi Kempot meninggal dunia di Solo, Jawa Tengah, sekitar pukul 7.45 WIB.   
Kepergian Didi Kempot yang mendapat julukan Godfather of Broken Heart menambah duka dunia hiburan Indonesia yang baru kehilangan sosok musisi Glenn Fredly.
Didi Kempot meninggal di usia 53 tahun. Sebelum tutup usia, Didi sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo.
Sosok penyanyi campursari Didi Kempot meninggal saat karirnya tengah naik daun. Lagu-lagunya yang bertemakan patah hati kini sedang populer di kalangan masyarakat. Jadwal manggung penyanyi asal Solo, Jawa Tengah itu pun kini padat hampir setiap hari.
Bahkan, Didi Kempot punya julukan baru yang diberikan oleh para penggemarnya, yakni " The Godfather of Broken Heart" karena lagu-lagunya yang terkenal galau. Sejumlah tembang andalannya seperti " Sewu Kutho" , " Cidro" , hingga " Solo Balapan" selalu membius para penggemarnya ketika bernyanyi di atas panggung.
Meski namanya sangat populer, namun tak banyak yang tahu siapakah sosok istri Didi Kempot saat ini.
Berikut beberapa fakta tentang istri Didi Kempot yang jarang orang tahu, Seperti diketahui, Didi Kempot telah menikah dengan seorang perempuan bernama Yan Vellia Prasetya. Perempuan berusia 37 tahun tersebut juga memiliki darah seni yang mengalir sebagai penyanyi dangdut.
Istri Didi Kempot ini lahir di Semarang dan mengawali kariernya di ranah tarik suara pada era 80-an. Yan Vellia sempat bergabung dengan grup Orkes Dangdut Ervana 89 yang merupakan orkes dangdut ternama di Solo. Sejumlah lagu andalan Yan Vellia antara lain berjudul " Duda Kalimantan" , " Kewer Kewer" , dan masih banyak lagi. Yan Vellia dan Didi Kempot pun saling mendukung satu sama lain dalam karier mereka di bidang musik.

About 93,7 Krakatau Radio

Terimakasih telah berkunjung di Krakatau Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply