Wisata Alam Gunung Luhur Citorek Lebak: Negeri di Atas Awan


Wisata Gunung Luhur - Kaka Teteh Suka wisata alam pegunungan? Kalau biasanya Puncak jadi daerah andalan pelesir bareng sahabat atau keluarga, wisata Gunung Luhur yang berada di Citorek, Banten bisa jadi tujuan yang wajib kamu kunjungi.

Gunung yang masuk dalam areal Taman Nasional Gunung Halimun Salak di Banten Selatan ini tengah digemari penggemar wisata alam karena pemandangan gumpalan lautan awan yang sangat picture perfect. Menjadikannya spot terbaik untuk berfoto.

Uniknya, kepopularitasan wisata Gunung Luhur ini justru terjadi tak disengaja. Setelah jepretan pemandangan "Negeri di Atas Awan Gunung Luhur" ini diunggah di social media oleh pengelola yang terlibat dalam pembangunan jalan Provinsi Banten Citorek – Warung banten Cibeber, destinasi wisata Gunung Luhur ini kemudia menjadi viral.


Daya Tarik Wisata Gunung Luhur Banten

Setidaknya ada beberapa alasan kamu harus segera mengunjungi Gunung Luhur setidaknya sekali seumur hidup. Berikut daya tarik serta informasi seputar Gunung Luhur yang perlu kamu ketahui!


1. Lokasi & jarak relatif dekat

Bagikamu yang tinggal di Jakarta, jarak ke Negeri di Atas Awan Gunung Luhur yang terletak di Desa Citorek Kidul, Banten, ini sebenarnya relatif dekathanya 80 km atau sekitar 3 jam jarak tempuh dengan mobil melewati rute Cipanas – Lebak Gedong – Desa Citorek.

Kamu bisa juga naik kereta commuter line, turun di stasiun Rangkasbitung lalu menyambung dengan transportasi umum dan ojek. Untungnya semenjak kawasan ini jadi viral di jejaring sosial, trek untuk pejalan kaki serta jalan kendaraan kini sudah diperbagus sehingga memudahkan wisatawan untuk mengunjungi puncak Gunung Luhur yang memiliki ketinggian 1037 mdpl itu.


2. Bisa Jadi Tempat Camping Menarik

Sunrise hour (5 – 7 pagi) adalah waktu terbaik untuk menikmati pemandangan awan di puncak Gunung Luhur. Kamu bisa menginap di penginapan dekat sana atau memilih bermalam di aera terbuka. Bagi yang suka camping kamu bisa berkemah dengan membayar biaya sewa lahan Rp30.000 (plus bayar tiket masuk Rp5000).

Tidak punya tenda? Tenang, pengelola wisata Gunung Luhur di sini menyewakan tenda seharga Rp80.000 yang cukup untuk 4 orang. Setidaknya kamu tidak perlu membawa lebih banyak barang, kan.

Saat weekend animo pengunjung ke Gunung Luhur bisa membludak dengan antrean panjang untuk mencapai puncak. Jadi, weekdays merupakan waktu yang ideal untuk mengunjunginya. Selain itu, cek juga perkiraan cuaca di area saat merencanakan perjalananmu karena ada hari kamu tak akan bisa melihat gulungan awannya (terutama setelah hujan).



3. Punya Banyak Opsi Penginapan

Seperti telah disebut di atas, kamu bisa berkemah dengan biaya yang terjangkau untuk melihat matahari terbit. Namun bila kamu tak suka berkemah, kini mulai banyak kok akomodasi sejenis homestay di rumah warga yang sederhana di sekitar kawasan wisata Gunung Luhur.

Biayanya pun murah dan bervariasi, dari Rp100.000 – Rp250.000 per malam. Tentu penginapan jenis ini ada keunggulannya karena kamu bisa berinteraksi dengan warga setempat dan mengetahui lebih dalam tentang kearifan lokal. Dengar-dengar, katanya kopi khas Citorek enak.



4. Punya Kawasan Wisata Terpadu

Siap-siap menjadikan kawasan wisata alam Gunung Luhur destinasi favorit kamu. Pemerintah provinsi setempat kini tengah mempersiapkannya sebagai kawasan wisata terpadu lengkap dengan fasilitas pendukung pariwisata selayaknya.

Target ke depannya adalah para pengunjung juga bisamenikmatipesona wisata alam lainnya di sekitar Gunung Luhur, termasuk hutan lindung, air terjun, dan pemandian air panas. Selain itu, semua tentang kuliner, kerajinan, dan kesenian lokal Desa Citorek Kidul juga akan semakin ditingkatkan.



Makin penasaran dengan keindahan panorama Gunung Luhur? Yang pasti bila udara yang sejuk serta pemandangan alam bersahaja yang dihiasi dengan gulungan lautan awan adalah yang kamu cari selama ini, segera datangi Negeri di Atas Awan Gunung Luhur...!

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.