Pendaftaran CPNS Ditutup, Pelamar di Pandeglang Capai 11.269 Orang

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta.

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi ditutup pada 26 Juli 2021 kemarin. Di Pandeglang, antusias masyarakat mengikuti seleksi CPNS dan PPPK cukup tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah pelamar yang mencapai 11.269 orang.

 

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta mengatakan, jumlah itu terdiri atas 6.913 orang mendaftar formasi CPNS, 266 orang mendaftar menjadi PPPK non guru atau teknis, dan 4.090 orang mendaftar menjadi PPPK guru.

 

“Ya, pendaftarannya sudah ditutup kemarin. Sejauh ini tak ada infromasi diperpanjang lagi oleh pemerintah pusat,” kata Fahmi, Rabu (28/07).

 

Namun begitu, Fahmi menyayangkan formasi PPPK Guru yang batal memenuhi kuota yang disediakan. Sebab Pemkab Pandeglang mendapatkan jatah 5.027 kuota namun pelamar hanya mencapai 4.090 orang.

 

“Kalau dilihat dari kebutuhan formasi yang disediakan sebanyak 5.027, khusus PPPK guru ini tak melampaui kuota yang disediakan tersebut. Karena itu tadi pendaftarannya hanya sebanyak 4.090 orang, jadi masih tersisa 937 formasi,” tutur dia.

 

Baca: DPMPD Khawatir Jika Pilkades Tetap Digelar Dampaknya Tak Akan Diakui Kemendagri

 

Baca: Pilkades Pandeglang Kembali Ditunda, DPMPD Usul Hari Pencoblosan 22 Agustus

 

Diketahui, tahun ini Pandeglang mendapat total kuota sebanyak 5.603 formasi, terdiri atas 5.027 kuota untuk PPPK guru, 70 kuota PPPK non guru atau tenaga teknis, dan sisanya merupakan kuota CPNS umum sebanyak 504 formasi.

 

Untuk jumlah pelamar yang tidak lulus tahapan administrasi, kata dia, cukup tinggi. Sebagian besar pelamar yang tidak lulus akibat kesalahan ketik pada berkas yang dibutuhkan. Saat ini BKD masih melakukan proses verifikasi. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.