ADSENSE

» » Cerita Iwan Fals soal Proses Pembuatan Single Baru Bersama Sandrayati Fay

                           

    kembali menyuguhkan karya baru untuk para penikmat musik Tanah Air. Single terbaru yang berjudul "16/01" ini berkolaborasi dengan Sandrayati Fay.

   Lagu "16/01" ini mempunyai makna begitu mendalam bagi Iwan Fals. Yaitu sebuah cerminan atas segala keresahanannya sepanjang pandemi Covid-19 melanda dunia.

"Ini keresahan saya ya. Lagu ini saya tidak merekayasa apa- apa. Jadi, benar-benar menggambarkan suasana hati, tiba- tiba jadilah lagu ini," kata pemilik nama lengkap Virgiawan Listanto itu saat menggelar konferensi pers secara virtual beberapa waktu lalu.

   Proses penggarapan lagu "16/01" pun bisa dibilang cukup unik. Pasalnya, yang lebih banyak menghabiskan waktu di studio untuk menyelesaikan lagu tersebut justru putri Iwan Fals yaitu Annisa Cikal Rambu Basae atau lebih dikenal Cikal, bersama dengan Sandrayati.

"Kalau saya sih saya tinggalin aja, saya ngopi, dia (Sandrayati) di studio sama Cikal. Dia kan bukan anak kecil lagi, tadi dia cerita soal pentingnya kesehatan, aku nggak kepikiran. Tiba-tiba saya mendapatkan teman menulis yang luar biasa, rezeki lagu itu," katanya.

   Tak disangka, kolaborasi lirik-lirik yang ditulis Iwan Fals dan Sandrayati Fay itu menghasilkan durasi lagu yang cukup panjang, bahkan hampir delapan menit. Iwan Fals mengatakan bahwa belakangan ini ia memang tengah menyukai lagu-lagu dengan durasi panjang.

"Nggak tau ya, saya ngalir aja, begitu udah jadi saya dateng. Saya ngak ikut prosesnya, takutnya kalau saya ikutan nanti cerewet. Belakangan ini saya lagi seneng lagu-lagu panjang," kata Iwan Fals.

   Pada kesempatan yang sama Sandrayati mengaku merasa senang bisa berkolaborasi dengan Iwan Fals.

"Takut, seneng juga, sebenarnya waktu saya dengar lagu ini lagunya mengalir aja nulis liriknya, nggak sengaja," tutup Sandrayati.



About 93,7 Krakatau Radio

Terimakasih telah berkunjung di Krakatau Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply