» » Seorang Pria Jatuh Terbakar & Tewas Saat Ahmad Dhani Manggung

 Kemeriahan konser yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK),  harus terhenti karena adanya seorang pria jatuh dan tewas dalam keadaan terbakar dari atas panggung. Saat kejadian, Ahmad Dhani sedang membawakan lagu ke-3 yang berjudul Kamulah Surgaku.

Jatuhnya pria dengan keadaan terbakar ini sontak membuat Dhani kaget. Terlebih sang drumer, Ikmal Thobing, yang berada tepat di depan jatuhnya korban yang identitasnya belum diketahui itu. Ribuan buruh yang hadir pun berteriak histeris ketika kejadian.

 Dhani sempat menyelesaikan lagu ketiganya lalu menghentikan aksi panggungnya. Suami Mulan Jamela itu langsung meminta pihak kepolisian yang ada untuk segera memberikan Police Lene.
"Polisi mohon memberi Police Line agar semua tidak kumpul di sini. Polisi tolong segera memberi tindakan ya. Di sini diduga korban jatuh dari atas. Kami tidak mau tampil sementara di belakang kita ada korban," ucap Ahmad Dhani dari atas panggung.

Panitia masih menduga bahwa pria tersebut sengaja menjatuhkan diri dari atas Lighting dengan membakar diri. "Kita berduka hari ini. Siapapun itu, barusan dia loncat dari atas sehingga kami pun memutuskan tidak melanjutkan kegiatan ini," kata seorang perwakilan panitia menggunakan pengeras suara.
Dhani yang terlihat masih shock dengan kejadian itu akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan penampilannya. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh buruh yang hadir. Ia merasa dirinya tidak bisa melanjutkan kemeriahan pesta May Day Fiesta di tengah suasana duka.

"Maaf ya, kita enggak tau loncat karena kecelakaan atau dibunuh. Saya engga bisa melanjutkan tampil sedangkan di belakang saya ada korban. Maaf, Mudah-mudahan tahun depan saya diundang lagi ya. Saya ingin Banget Nyanyi Bareng buruh," kata Ahmad Dhani.
Hingga berita ini dibuat, pihak kepolisian masih mencari motif kejadian dari pria yang jatuh dengan membakar diri itu.

About 93.7 Krakatau Radio

Terimakasih telah berkunjung di Krakatau Radio.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply