» » Jembatan Cinta, Tempat Wisata Baru di Pandeglang yang Cocok Untuk Foto Pre-Wedding

Pusat Restorasi dan Pengembangan Ekosistem Pesisir (PRPEP) disulap menjadi jembatan cinta terletak di Kampung Ciheru, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.
KRAKATAURADIO.COM, PANIMBANG - Bagi warga Pandeglang yang hobi travelling dan jalan-jalan, jangan lewatkan jembatan cinta yang saat ini tengah hits. Destinasi wisata yang satu ini menawarkan pemandangan menarik, berupa suasana hutan mangrove dipadu dengan jembatan kayu yang telah dipercantik.

Jembatan sepanjang 60 meter ini terletak di Kampung Ciheru, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang atau berada di pinggir jalan arah ke Tanjung Lesung. Jembatan ini diresmikan sekira dua bulan lalu oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia yang bertujuan untuk mendatangkan wisatawan.

Tempat ini sangat instagramable dan cocok untuk wisatawan atau pasangan yang berburu foto menjelang pernikahannya, karena adanya perpaduan yang ciamik antara keindahan alam dan pesona jembatan itu sendiri.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita pun tertarik untuk berkunjung kesana dan ia mengaku jatuh cinta dengan jembatan cinta tersebut.

“Kita lihat ya ada jembatan yang menghubungkan pemandangan yang sangat cantik yaitu ada mangrove. Dan jembatan ini bantuan dari KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) terima kasih ibu menteri Susi (Susi Pujiastuti) atas bantuannya, sangat manfaat jadi destinasi wisata dan bisa memanfaatkan mangrove ini bisa menyelamatkan anak cucu kita apabila ada bencana nanti kedepannya. Tuh, kapan kesini bareng kamu,” kata Irna saat berkunjung ke Jembatan Cinta, Rabu (28/08/2019).

Bupati Pandeglang, Irna Narulita saat bersantai di ujung jembatan cinta, Rabu (28/08/2019).
Baca: Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim, Bupati Irna: Mengapa Tidak

Kepala Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Sukarna Jaya mengatakan, warga yang berkunjung ke jembatan cinta bisa mencapai 60 sampai 100 orang per hari. Wisatawan yang berkunjung mulai dari Labuan, Menes bahkan dari Pandeglang.

Ia menjelaskan, jembatan tersebut dikelola oleh pihak Desa dan dijaga oleh petugas Linmas Desa. Adapun biaya masuk ke jembatan tersebut sangat murah, yakni Rp 5.000 untuk motor dan mobil.

“Biaya masuk itu lima ribu termasuk perawatan disini termasuk parkir juga. Motor dan mobil sama aja. Jadi ngitungnya per kendaraan,” katanya.


Menurut dia, pada tahun depan destinasi wisata tersebut akan diperpanjang oleh KKP. Pemerintah Desa sendiri, kata dia, juga akan membuat gazebo untuk wisatawan yang berkunjung.

“Kita kemarin dapat WA (WhatsApp) dari Kementerian pak lurah insha Allah tahun depan akan kita tambah lagi treknya. Ini baru 60 meter nanti tahun depan ditambah lagi 60 meter dan kita selaku pemerintah desa akan membuat gazebo ada beberapa tempat untuk minum,” imbuhnya. (Mudofar)

About 93,7 Krakatau Radio

Terimakasih telah berkunjung di Krakatau Radio.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

1 komentar:

  1. keren uy sugan teh di kota pandeglang na horeng di panimbang

    ReplyDelete