Polisi Lakukan Pengamanan Penyaluran Dana BPUM, Imbau Masyarakat Patuhi Prokes

Kapolsek Labuan, Kompol Hasan Khan melakukan pengamanan penyaluran dana BPUM di salah satu bank di Labuan, Kamis (29/04/2021).

KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Personel Polsek Labuan, Polres Pandeglang, melakukan pengamanan penyaluran dana Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Kantor BNI Labuan, Kamis (29/04/2021). Pengamanan kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas dan memantau agar warga mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

 

Kapolsek Labuan, Kompol Hasan Khan mengatakan, pemantauan dan pengamanan ini dilakukan agar warga masyarakat merasa aman dan tenang. Selain itu untuk merasakan kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat.

 

Menurut dia, penyaluran bantuan ini dapat berjalan dengan aman dan lancar dimana warga tertib dalam mengantri. Masyarakat juga diminta untuk menerapkan prokes Covid-19.

 

“Persis dari kemarin saya sudah di BNI ini, saya menyampaikan kepada personel kita maupun satpam apabila mereka (warga) tidak memakai masker maka ditolak saja suruh pulang memakai masker dulu,” kata dia.

 

Baca: Jabat Kapolsek Labuan, Kompol Hasan Khan Akan Tertibkan Aksi Balap Liar

 

Hasan menjelaskan, kegiatan ini sudah merupakan tanggung jawab polisi karena berpotensi adanya kerumunan. Tidak hanya sampai disitu, personel di lapangan juga mengatur agar parkir kendaraan tidak mengular sampai menimbulkan kemacetan.

 

“Kemudian parkirnya saya arahkan untuk diatur dengan benar sehingga tidak menimbulkan kemacetan sampai ke jalan. Mudah-mudahan tetap terus mereka patuhi jadi saya tidak perlu nongkrong setiap hari disini,” terang dia.

 

Sementara, salah satu warga, Dian mengapresiasi kehadiran polisi dalam penyaluran tersebut. Ia mengaku warga merasa aman dengan kehadiran petugas di lapangan, karena selain menjamin keamanan, antrian jadi menjadi lebih tertib dan menerapkan prokes.

 

“Kalau gak ada kan biasanya saling desek-desekan antriannya. Jadi ada polisi lebih tertata gitu, semua warga juga tertib mengantri,” pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.