Polres Pandeglang Giat Lakukan Penyekatan di 4 Wilayah Perbatasan

Anggota Polres Pandeglang melakukan pengamanan di empat wilayah perbatasan Pandeglang sejak Minggu (16/05/2021).

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Polres Pandeglang dibantu anggota TNI memperketat penjagaan di wilayah perbatasan. Selain larangan mudik pengetatan juga dilakukan lantaran terbitnya Instruksi Gubernur (Ingub) Banten soal penutupan seluruh destinasi wisata di Provinsi Banten.

 

Kapolres Pandeglang, AKBP Hamam Wahyudi mengatakan, Ingub Tentang Penutupan Sementara Destinasi Wisata Dampak Libur Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021 ditutup mulai 15 Sampai 30 Mei 2021, langsung direspons TNI Polri dan tim gabungan dengan melakukan penyekatan dan filterisasi.

 

Salah satunya di wilayah perbatasan Serang – Pandeglang yakni di Kampung Gayam, Desa Cadasari. Menurut dia, kegiatan ini untuk menindaklanjuti Ingub Banten tentang penutupan destinasi wisata.

 

“Personel gabungan dari Kepolisian, TNI, dan dari instansi terkait lainnya melaksanakan Kegiatan filterisasi dan penyekatan kendaraan di durian jatohan Jalan Raya Serang–Pandeglang KM 5 Kampung Gayam, Desa Cadasari, Pandeglang,” ujar Kapolres melalui siaran tertulis, Senin (17/05).

 

Baca: Penutupan Objek Wisata di Banten Tuai Beragam Komentar

 

Kegiatan ini dipimpin oleh Kabag Ops Polres Pandeglang, Kompol Tata Kurnata dan dihadiri Kasat Binmas Polres Pandeglang, Kasat Lantas Polres Pandeglang, Kasat Intelkam Polres Pandeglang, Kapolsek Cadasari, anggota Pospam I Gayam Polres Pandeglang, anggota Polres Pandeglang dan anggota dari instansi terkait lainnya.

 

Selain di Gayam, petugas juga melakukan penyekatan di terminal Kadubanen, terminal Mengger dan Mandalawangi.

 

Dalam kegiatan tersebut kendaraan roda dua dan roda empat dari luar wilayah Kabupaten Pandeglang serta kendaraan bak terbuka yang mengangkut orang diputar balik oleh petugas.

 

“Kita antisipasi masyarakat yang datang dari luar Banten dan sekitaran Banten agar tidak menuju tempat wisata karna terdapat banyak kerumunan hingga kita antisipasi agar tidak terjadi penambahan jumlah positif Covid-19,” pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.