Halal Bihalal dan Reuni PGAN Angkatan 90 Diisi Santunan Kematian Rp 42 Juta untuk Ahli Waris Guru di Pandeglang

Ketua Alumi PGAN Pandeglang angkatan 90, Juned secara simbolis menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris didampingi Kepala BPJamsostek Cabang Utama Serang, H. Didin Haryono (kiri) dan guru PGAN Pandeglang yang juga Wakil Ketua Baznas Pandeglang, H.M. Acang di salah satu villa di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (05/06/2021).

KRAKATAURADIO.COM, CARITA - Pasca lebaran Idul Fitri 1442 H maka selanjutnya merupakan tradisi halal bihalal. Hampir seluruh instansi pemerintah, BUMN, BUMD, ormas-ormas, kelompok-kelompok paguyuban, alumni dan sebagainya menyelenggarakan halal bihalal.

 

Tidak sekedar silaturahmi, namun alumni PGAN (Pendidikan Guru Agama Negeri) Pandeglang angkatan 90 juga melakukan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) terhadap salah satu anggota alumni yang juga seorang guru oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Cabang Utama Serang.

 

Kegiatan ini dihadiri Kepala BPJamsostek Cabang Utama Serang, H. Didin Haryono, guru PGAN Pandeglang angkatan 90 sekaligus Wakil Ketua Baznas Pandeglang, H.M. Acang, Ketua Alumni yang merupakan anggota DPRD Lebak, Juned dan puluhan alumnus PGAN Pandeglang angkatan 90 bertempat di salah satu villa di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (05/06/2021).

 

Kepala BPJamsostek Cabang Utama Serang, H. Didin Haryono mengatakan, santunan program JKM diberikan terhadap almarhumah Milla Fadlia binti Taufiq Idris, salah satu guru di Desa Menes, Kecamatan Menes, Pandeglang, yang meninggal beberapa waktu lalu karena sakit.

 

“Beliau disamping sekretaris Aisyiyah Pandeglang juga sekretaris IKA PGAN Pandeglang angkatan tahun 1990. Beliau terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan baru satu bulan yang lalu dan wafat karena sakit,” kata dia.

 

Baca: BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Kematian Rp 42 Juta untuk Ahli Waris Guru Ngaji di Pandeglang

 

Didin menyebut, sengaja memberikan santunan JKM dalam acara reuni dan halal bihalal. Hal ini, kata dia, agar seluruh alumnus yang hadir dapat memahami manfaat program Jamsostek dan bisa ikut menjadi brand ambassador BPJamsostek di tempat dan lingkungan masing-masing.

 

Ditempat sama, guru PGAN Pandeglang angkatan 90 sekaligus Wakil Ketua Baznas Pandeglang, H.M. Acang menyambut baik adanya santunan JKM yang diberikan kepada ahli waris.

 

Menurut pria yang pernah menjabat ketua DPRD Kabupaten Pandeglang periode 2004-2009 ini, program yang dimiliki BPJamsostek sangat bermanfaat untuk melindungi para pekerja sehingga dapat bekerja dengan aman dan nyaman.

 

“BPJS ini salah satu perusahaan negara yang cukup sukses. Kami lihat apalagi Pandeglang kan sudah untuk masyarakat sampai ke RT. Untuk komunitas ini saya juga mendorong yang pegawai negeri ada keluarganya masuklah di BPJS. Asuransi sesuai dengan kemampuannya, saya kira 16.800 itu sangat kecil,” kata dia.

 

Selain itu, sebagai salah satu guru yang pernah mengajar di PGAN Pandeglang, ia mengaku sangat bangga dengan capaian-capaian yang diraih muridnya saat ini. Ia berharap alumni PGAN Pandeglang angkatan 90 terus berjuang sesuai dengan kemampuan masing-masing.

 

“Apa yang telah kami mungkin beberapa tahun dulu bersama-sama saya sebagai pembimbing dan salah satu guru sangat bangga bahwa mereka itu ternyata lulusan PGA bisa dimanapun, bisa menjadi apapun,” sambungnya.

 

Baca: Polisi Amankan 2 Orang Penyelundup Benur Ilegal di Pandeglang

 

Sementara Ketua Alumni guru PGAN Pandeglang angkatan 90, Juned mengatakan, acara bertema merangkai kisah, menjalin silaturahmi ini bertujuan untuk merekatkan silaturahim antar alumni.

 

“Kegiatan ini adalah untuk menjalin silaturahmi yang sudah 31 tahun kita mengenyam pendidikan di PGAN Pandeglang maka hari ini kita alhamdulillah masih bisa dipertemukan terutama dengan teman-teman sekelas angkatan tahun 90. Kami mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan atas konsistensinya yang dipimpin oleh bapak Didin Haryono,” tuturnya.

 

Selain itu, tambah dia, dalam kegiatan ini para alumni juga ingin tetap mendapat petuah-petuah dari guru semasa sekolah dan penyegaran struktur kepengurusan alumni agar tetap melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.