Kementerian PUPR Serahkan Hunian Rusun Pekerja KEK Tanjung Lesung

Kegiatan Serah Terima Kelola dan Penghunian Rumah Susun Pekerja KEK Tanjung Lesung kepada Pemkab Pandeglang, Senin (08/08/2022).

KRAKATAURADIO.COM, PANIMBANG - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan menyerahkan hunian rumah susun (Rusun) bagi pekerja Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang.

 

Penyerahan ini dihadiri Staf Ahli Kementerian PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S Atmawijaya, Bupati Pandeglang Irna Narulita dan jajarannya, Direktur Utama Banten West Java (BWJ) Tourism Development Corporation Poernomo Siswoprasetijo, Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah dan undangan lainnya di aula hunian Rusun KEK Tanjung Lesung, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Senin (08/08/2022).

 

Dalam serah terima tersebut, Staf Ahli Kementerian PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan, Endra S Atmawijaya mengatakan, Rusun ini dibangun bagi para pekerja, pemandu wisata, pegawai restoran dan lain sebagainya.

 

Hal ini, kata dia, sebagai bukti dukungan pemerintah karena Tanjung Lesung merupakan salah satu kawasan strategis nasional yang masih menjadi prioritas pemerintah.

 

“Rusun ini dibangun tiga lantai dengan jumlah 64 kamar lengkap dengan fasilitas kamar mandi dan lain sebagainya dan nanti mekanisme akan dikelola dan diatur oleh pemkab Pandeglang melalui perusahaan milik daerah berkolaborasi dengan pihak BWJ,” kata dia.

 

Ia berharap, dengan adanya Rusun ini mampu membantu para pegawai yang bekerja di KEK Tanjung Lesung, sehingga para pegawai bisa lebih efektif dan efisien saat bekerja.

 

Baca: Groundbreaking Tol Serang-Panimbang Seksi 3, Luhut Minta 2024 Harus Selesai

 

Baca: Menko Luhut dan Menteri PUPR Basuki Resmikan Groundbreaking Tol Serang-Panimbang Seksi 3

 

Sementara Bupati Pandeglang, Irna Narulita menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi terhadap Kementerian PUPR yang telah membangun Rusun bagi para pekerja KEK Tanjung Lesung.

 

“Hunian rusun ini sangat bermanfaat bagi para pegawai yang ada di kawasan ekonomi khusus tanjung lesung. Semua para pekerja akan ditampung di rusun ini karena lebih mudah, lebih murah daripada para pekerja harus pulang pergi. Jadi supaya lebih efisien kita tempatkan disini,” ujar Irna.

 

Terkait dengan teknis pengaturan, lanjut Irna, pihaknya akan mengatur hal tersebut dengan bekerjasama bersama perusahaan milik daerah dan PT BWJ.

 

Berdasarkan informasi dari laman https://perumahan.pu.go.id/, Rusun pekerja tersebut dibangun satu tower dengan tipe 24 panjang setinggi tiga lantai dengan anggaran senilai Rp 16,68 Miliar.

 

Pembangunan Rusun ini merupakan upaya pemerintah untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang ada. Selain itu, Rusun juga mampu menampung lebih banyak pekerja sehingga pihak Banten West Java lebih mudah untuk melakukan koordinasi dengan para pekerja di lapangan.

 

Rusun ini memiliki spesifikasi bangunan yakni dibangun sebanyak satu tower dengan tipe 24 panjang setinggi 3 lantai dan terdiri dari 64 hunian dengan kapasitas 250 orang. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.