Siswa SD di Pandeglang Belum Terima BSM

Labuan - Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Pandeglang di tahun 2012 ini belum menyalurkan program Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Pandeglang. Kepala Dindik Kabupaten Pandeglang, Abdul Azis ketika dihubungi via telepon mengakui, bahwa program BSM memang belum disalurkannya. Namun, pihaknya sudah mengajukan permohonan program ini ke Dinas Pendidikan Provinsi Banten. Permohonan ini sudah di ajukan pada awal tahun 2012 dan pihaknya belum menerima pencairan program tersebut.

Azis menambahkan, da­na BSM ini diharapkan mengalami kenaikan per tahunnya, dimana pada tahun sebelumnya, dana yang disalurkan ke siswa yang tidak mampu di Pandeglang sebesar Rp 360 ribu per siswa. Untuk penyaluran dana BSM, pihaknya akan menyalurkannya melalui kantor Pos di setiap Kecamatan, langsung ke alamat siswa yang tidak mampu.
Seperti diketahui, BSM merupakan Program Ke­men­terian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk menuntaskan prog­ram Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajar Dikdas) Sembilan Tahun. Bantuan diberikan agar siswa SD dari ke­luarga miskin bisa membeli peralatan se­kolah seperti buku tulis, pulpen, buku pe­­lajaran, dan sepatu. Termasuk kebutuhan se­ragam sekolah, kaos olahraga, dan biaya tran­sportasi atau uang saku sekolah. Lebih jauh, Azis berharap, program BSM dapat berlanjut un­tuk me­nekan angka siswa putus sekolah di Ka­bupaten Pandeglang.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.