Pembelian Rangka Baja ke Suplayer Diarahkan Dindik
Labuan - Aktifis dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pandeglang menduga terdapat
Oknum pegawai Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Pandeglang yang mengarahkan
komite sekolah dan kepala sekolah untuk membeli rangka baja ke suplayer yang sudah
ditunjuk. Indikasi ini mengemuka setelah dilakukannya investigasi ke komite dan
beberapa sekolah yang dilakukan oleh aktivis mahasiswa GMNI.
Aktivis GMNI Pandeglang, Restu mengatakan, adanya indikasi mengarahkan pembelian rangka baja ini karena banyak komite dan kepala sekolah yang mengakui.
Restu menambahkan, untuk memastikan ada atau tidaknya penyelewengan terkait pengadaan rangka baja, harus dilakukan pengambilan sampel ke sejumlah sekolah. Bila memang diperlukan, seluruh sekolah yang mendapatkan pengadaan rehab harus diperiksa.
Menurutnya, setiap pembangunan rangka baja, ada sertifikat SNI. Dinas harus memastikan adanya sertifikat tersebut. Kemudian, juga adanya jaminan dari suplayer pengadaan rangka baja. Jaminan itu biasanya diatas 10 tahun.
Aktivis GMNI Pandeglang, Restu mengatakan, adanya indikasi mengarahkan pembelian rangka baja ini karena banyak komite dan kepala sekolah yang mengakui.
Restu menambahkan, untuk memastikan ada atau tidaknya penyelewengan terkait pengadaan rangka baja, harus dilakukan pengambilan sampel ke sejumlah sekolah. Bila memang diperlukan, seluruh sekolah yang mendapatkan pengadaan rehab harus diperiksa.
Menurutnya, setiap pembangunan rangka baja, ada sertifikat SNI. Dinas harus memastikan adanya sertifikat tersebut. Kemudian, juga adanya jaminan dari suplayer pengadaan rangka baja. Jaminan itu biasanya diatas 10 tahun.
Tidak ada komentar