Raskin Dikurangi, Kades Diprotes

Labuan - Pengurangan jumlah rumah tangga sasaran (RTS) penerima beras untuk masyarakat miskin (raskin) membuat sejumlah kepala desa repot. Pasalnya, aparat desa diprotes warga lantaran pengurangan RTS itu berdampak pada pengurangan pagu raskin untuk Kabupaten Pandeglang mulai Juni hingga Desember mendatang. 
Diketahui, sensus Badan Pusat Statistik (BPS) 2011 itu mengakibatkan jumlah penerima raskin di Kabupaten Pandeglang saat ini menjadi 120.637 RTS. Sebelumnya, ada 127.318 RTS.
Ketua Apdesi Kabupaten Pandeglang yang juga merupakan Kepala Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Dede Widarso mengatakan, pengurangan jumlah RTS itu terjadi di desanya. Dari 755 RTS menjadi 385 RTS yang mendapatkan jatah raskin bulan Juni ini. Karenanya, Dede mengaku, aparat Desa Sidamukti diprotes warga.
Sensus BPS 2011 itu, menurutnya berbeda dengan kondisi warga Desa Sidamukti. BPS menyatakan jumlah warga miskin di desa ini berkurang, namun Dede mengklaim, warganya yang miskin justru bertambah karena mayoritas buruh nelayan.
Wakil Satuan Kerja (Satker) pada Bulog Sub-Divre Pandeglang-Lebak Didi Wandi mengaku, pengurangan RTS penerima raskin berdasarkan data BPS 2011. Didi menyebutkan, pagu raskin untuk bulan Juni sebanyak 18.088 kilogram. Sebelumnya, 19.770 kilogram. 
Kepala Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Kabupaten Pandeglang Andy Suhandi meminta kepada aparat kecamatan dan desa memberikan pemahaman kepada masyarakat soal pengurangan raskin tersebut.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.