Rumah di Cibarani Terancam Ambles

Cisata - Rumah milik Isro di Kampung Pasirpicung, Desa Cibarani, Kecamatan Cisata, ambles lantaran tanah di belakang rumahnya longsor, Senin (22/10/2012) malam. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun di lokasi tersebut masih ada 20 rumah lainnya yang terancam kena longsor susulan lantaran tanah pada tebing yang menyangga rumah-rumah warga itu sudah terbelah hingga tiga meter lebih.

Tak hanya di Kecamatan Cisata, di Kabupaten Pandeglang ter

dapat delapan kecamatan yang juga rawan longsor. Seluruhnya berada di lereng pegunungan Akarsari (Aseupan, Karang, Pulosari).

Camat Kecamatan Cisata Wawan Setiawan mengatakan, pada saat kejadian, Isro sedang bersama istri dan anaknya duduk di luar rumah sehingga terhindar dari musibah tanah yang ambles. Ia menggambarkan rumah Isro terletak di lereng perbukitan sehingga bagian belakang rumahnya berupa jurang sedalam sepuluh meteran.

Saat ini korban mengungsi sementara di rumah tetangga. Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang Fadjri Djaffar mengatakan, berdasarkan data pihaknya di Pandeglang, ada sembilan kecamatan yang rawan bencana longsor. Ke-9 kecamatan itu adalah Karangtanjung, Mandalawangi, Saketi, Cisata, Menes, Pulosari, Pandeglang, Majasari, dan Kaduhejo.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.