Awal Tahun 2018 Harga Telur Naik



KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Memasuki awal tahun 2018, harga kebutuhan pokok yakni telur di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, mengalami kenaikan. Kondisi itu disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari cuaca buruk dan kelangkaan barang dagangan.

Kenaikan yang terjadi berada di sejumlah pasar di Kabupaten Pandeglang seperti di Pasar Labuan. Meski hanya beberapa persen, kenaikan diperkirakan akan terus mengalami peningkatan.

Salah satu pedagang sembako di pasar Labuan, Fajar mengatakan, harga telur mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp 23.000 menjadi Rp 27.000 /kg. Menurutnya, kenaikan bahan pokok terjadi setiap pergantian tahun. Namun, kebijakan naiknya barang dagangan di Pasar itu, justru berdampak menurunnya jumlah pembeli dan keuntungan yang didapat.

"Naiknya harga telur ini sudah terjadi sebelum Natal lalu. Kalau harga kebutuhan pokok lainnya masih sama, tidak ada kenaikan," ujar dia, Rabu (03/01).

Para pedagang nasi goreng dan mie rebus mengeluhkan kenaikan harga telur ini. Salah satu pedagang nasi goreng di pasar Labuan, Joko mengaku bingung dengan adanya kenaikan ini, lantaran jika ia menaikan harga tentu konsumen akan berkurang.

“Bingung aja, mau dinaikin harganya pembeli pasti protes. Kalau tidak dinaikan, kita juga kemahalan beli telurnya,” ujar dia. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.