Potensi Olahragawan Cukup Besar, Kemenpora Gelar Pekan Olahraga Perempuan


Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berencana menggelar Pekan Olahraga Perempuan pada Mei 2018 mendatang. Menurut Menpora Imam Nahrawi, anggaran Rp 10 miliar telah disiapkan untuk merealisasikan event nasional tersebut.


"Ini program unggulan baru kita di tahun 2018. Saya lihat potensi olahragawan kita khusus perempuan cukup besar. (Tapi) di beberapa kalangan masih belum mendapat fasilitas," kata Imam saat ditemui usai menghadiri Rakernas LP Ma'arif di Hotel Jayakarta, Kota Bandung, Selasa (27/2/2018).



Pekan Olahraga Perempuan ini disebut Imam sebagai upaya mendorong lebih maksimal peran perempuan dalam bidang olahraga. Pihaknya juga ingin membuka wawasan semua kalangan tentang dunia olahraga. Penggunaan busana olahraga untuk menutup aurat, misalnya.



"Bahkan sebagian apakah olahraga itu bisa menutup aurat. Padahal sekarang sudah modern. Di dunia internasional pun sudah diterapkan bagiamana seorang atlet renang, katakanlah, itu bisa pakaian penutup aurat. Nah ini harus disosialisasikan," ujar Imam.



"Bentuk sosialisasinya bagaimana, kemudian para perempuan-perempuan di negeri kita nanti bisa berpartisipasi secara langsung. Bagi yang mungkin masih malu. Karena apa, tidak boleh olahraga itu ada diskriminasi maka harus disebarluaskan ke seluruh masyarakat," katanya.



Ada 12 provinsi yang rencananya ditunjuk sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Perempuan. Tapi Imam belum membocorkan provinsi mana saja yang dipilih untuk menggelar event olahraga nasional tersebut.



"Ada kurang lebih di 12 titik nanti 12 provinsi. Kita anggarkan Rp10 miliar. Mulai bulan Mei (kita gelar)," tuturnya.



Di tempat yang sama sebalumnya, Imam juga bicara mengenai penyelenggaran Asian Games 2018 di Indonesia. Ia berharap doa demi kelancaran dari sisi penyelanggaran, sukses secara ekonomi, dan juga sukses secara administrasi.



"Seluruh siswa Ma'arif NU doakan Asian Games 2018 sukses. Karena untuk menjadi tuan rumah itu tidak mudah. Jadi tolong doakan karena ada kader NU yang bertugas untuk mengawal suksesnya Asian Games," ujar Imam dalam kata sambutannya di acara tersebut. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.