25 Desa Belum Serahkan Laporan APBDes 2017


Bupati Pandeglang, Irna Narulita saat memberikan sambutan didepan ratusan Kepala Desa yang hadir dalam acara pemilihan ketua Apdesi Kabupaten Pandeglang, di salah satu Hotel di Kecamatan Carita, Rabu (02/04/2018).

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Hingga saat ini, masih ada sebanyak 25 Desa di Kabupaten Pandeglang yang belum mengajukan proposal pencairan DD. Belum diajukannya proposal pencairan DD tahap pertama di tahun 2018 ini, lantaran 9 persen Desa di Pandeglang tersebut belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2017.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengingatkan agar para Kepala Desa (Kades) yang belum melaporkan APBDes tahun 2017 untuk segera memprioritaskan hal tersebut, lantaran hal itu dapat menghambat proses pembangunan yang menggunakan DD.

“Kepada teman-teman (Kades) yang memang belum menyelesaikan laporan pertanggungjawaban APBDes 2017 (agar segera diselesaikan). Ibu terlalu semangat ingin melakukan percepatan, karena yang mahal itu waktu. Kalau kita tidak bisa memanage (mengatur) waktu akhirnya ujungnya jadi buang-buang waktu. (Ada) sembilan persen (Desa) lagi yang belum melaporkan,” kata Irna saat memberikan sambutan di depan ratusan Kepala Desa yang hadir di Kecamatan Carita, Rabu (02/05/2018).

Irna mengaku sulit untuk mencairkan anggaran DD untuk Desa yang belum menyelesaikan laporan tersebut. Namun disisi lain, masyarakat sudah menunggu realisasi pembangunan yang direncanakan.

“Yang belum merasa 9 persen itu boro-boro ingin memunculkan proposal untuk dana desa. Sementara kita sudah masuk di pertengahan tahun tapi yang sudah laporannya yang jelas 90 persen, cairkan segera,” tegas Irna.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pandeglang, Taufik Hidayat mengatakan, 25 Desa yang belum mengajukan pencairan karena belum melaporkan APBDes 2017. Padahal, salah satu syarat mencairkan DD adalah menyerahkan APBDes.

“Pertama manakala pekerjaannya belum selesai yang kedua pajaknya belum juga terbayar. Maka bagi mereka yang kebetulan bermasalah seperti itu kami juga menyampaikan surat kepada inspektorat supaya dilakukan pemeriksaan. Manakala rekomendasi dari inspektorat sudah bunyi itu ada sebuah pertanggungjawaban,” jelasnya.

Saat ditanya Desa mana saja yang belum menyelesaikan laporan pertanggungjawaban APBDes 2017, Taufik enggan menyebutkannya. Ia hanya memperingatkan agar Desa segera menyelesaikan pekerjaannya.

“Saya kebetulan data konkritnya tidak bisa saya sampaikan. Sekali lagi untuk tahap satu itu paling lambat di bulan Juni,” tambah dia.

Untuk diketahui, dalam satu tahun DD cair dalam tiga tahap. Ini adalah tahap pertama DD cair tahun ini. Tahap pertama, DD cair sebanyak 30 persen. Tahap selanjutnya akan cair 30 persen, dan terakhir cair 40 persen. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.