9 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri di Wisma PKPRI

Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Pery Hasanudin Sidak ke Wisma PKPRI, Senin (22/02/2021).

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Sebanyak 9 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Pandeglang tengah menjalani isolasi mandiri di Wisma PKPRI, Kecamatan Majasari. Hal ini diketahui saat Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Pery Hasanudin melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Wisma PKPRI, Senin (22/02/2021).

 

Untuk diketahui, berdasarkan update pada Senin (15/02), jumlah kasus konfirmasi/positif Covid-19 di Pandeglang sebanyak 1.478 orang dengan rincian kasus kontak erat/ODP 2.009 orang, kasus suspek/PDP 1.622 orang dan kasus probable 10 orang.

 

Salah satu petugas medis yang bertugas di Wisma PKPRI, Meti mengatakan, saat ini kurang lebih ada 9 pasien yang sedang melakukan isolasi mandiri. Secara keseluruhan, kata dia, terdapat 87 pasien yang sudah melakukan isolasi mandiri di Wisma PKPRI.

 

“Dari jumlah keseluruhan 87 pasien, sekarang tinggal 9 pasien lagi,” katanya.

 

Dikatakannya, setiap hari pasien yang isolasi di Wisma PKPRI akan di cek kesehatannya secara berkala. Jika ada keluhan dari pasien tersebut, maka akan diberikan obat.

 

“Makan kita berikan 3 kali sehari. Kita juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk perkembangan pasien Covid-19 yang sedang isolasi,” paparnya.

 

Sementara itu, Sekda Pandeglang, Pery Hasanudin mengatakan, tujuan Sidak ini dilakukan untuk mengecek kesiapan petugas di Wisma PKPRI.

 

“Kita datang kesini mengecek kesiapan petugas, dan alhamdulillah semua lengkap dan selalu siaga,” ujar dia.

 

Menurut Sekda, pembiayaan untuk sewa gedung PKPRI ini tidaklah sedikit. Untuk itu ia berharap gedung ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam memutus penyebaran Covid-19.

 

“Jika ada yang positif Covid-19, maka isolasi disini sehingga tidak menyebar kepada keluarga lainnya. Pemerintah menyediakan ini untuk dimanfaatkan oleh masyarakat,” lanjutnya.

 

Masih kata Pery, untuk memutus penyebaran Covid-19, Pemda Pandeglang terus berupaya melakukan tindakan preventif dan kuratif. Selain itu juga terus mensosialisasikan protokol kesehatan (Prokes) agar ditaati seluruh pihak. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.