Banyak Kasus Anak Hilang di Pantai Carita Selama Libur Lebaran

Kawasan wisata pantai Carita, KabupatenPandeglang, Banten, dipadati pengunjung, Senin (23/03/2026).
KRAKATAURADIO.COM, CARITA - Kawasan wisata pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, merupakan salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan libur Lebaran Idul Fitri 1447 H. Namun, kasus anak hilang juga mencatat peningkatan. Baru dua hari jumlahnya telah mencapai 52 kasus.
Diketahui, seperti tahun sebelumnya, kasus anak hilang yang terpisah dari orangtuanya, sering terjadi di sejumlah destinasi wisata selama libur Lebaran.
Ketua Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Pandeglang, Agus Taufiq Hidayat mengatakan, memasuki dua hari libur Lebaran, sudah terjadi puluhan kasus anak hilang dari pengawasan orangtuanya.
"Untuk laporan terkait anak hilang selama dua hari libur Idul Fitri ini ada beberapa kasus. Tapi kasusnya bukan tenggelam atau apa, cuma kasusnya anak hilang dari pantauan orang tuanya," kata dia, Senin (23/03).
Agus menerangkan, terdapat sekitar 52 kasus anak hilang yang tersebar di sejumlah kawasan destinasi.
Dari puluhan kasus tersebut, lanjutnya, personel di lapangan di bantu aparat lainnya telah berhasil mempertemukan anak bersama orangtua maupun keluarganya.
"Kami dan personel Balawista yang lainnya sudah menemukan anak tersebut dan dikembalikan lagi ke pihak keluarga atau orangtuanya masing-masing," terangnya.
Baca: Gubernur Andra: BCF Jadi Bukti Nyata Kekuatan Kreativitas Anak Muda Banten
Baca: Baznas Pandeglang Salurkan Zakat Fitrah kepada 5.001 Mustahik
Untuk mengantisipasi kejadian tersebut di masa yang akan datang, Balawista mengimbau agar pengelola tempat wisata selalu berkoordinasi dan berkomunikasi.
"Tentunya akan tetap koordinasi dengan para pengelola. Tinggal nanti berkomunikasi dengan Balawista, karena anak hilang biasanya dapat dilihat dari anak tersebut yang menangis. Biasanya kami langsung bawa ke pos terdekat dan berkomunikasi," jelas dia.
Agus memprediksi, puncak libur Lebaran akan terjadi pada Senin dan Selasa (24/03) esok. Untuk itu, pihaknya mengimbau orang tua agar selalu waspada dalam menjaga anaknya masing-masing, mengingat jumlah wisatawan yang bertambah.
"Tentunya kami mengimbau orang tua untuk tidak lengah dan lebih mengawasi anak-anaknya saat bermain di pantai. Personel juga akan membantu mempertemukan kembali semaksimal mungkin," imbuhnya. (Mudofar)
Tidak ada komentar