Wujudkan Kenyamanan Ibadah, Warga Kampung Panguseupan Gotong Royong Bangun Fasilitas Masjid
![]() |
| Warga Kampung Panguseupan, Desa Labuan, Pandeglang, gotong royong melaksanakan pembangunan tempat wudhu Masjid Al-Mustaghfirin, Minggu (29/03/2026). |
KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Semangat kebersamaan terpancar jelas di lingkungan Masjid Al-Mustaghfirin, Kampung Panguseupan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang. Pada Minggu (29/03/2026) pagi, puluhan warga berkumpul untuk melaksanakan gotong royong pembangunan tempat wudhu serta fasilitas toilet pria dan wanita.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya renovasi total fasilitas penunjang ibadah agar lebih layak dan nyaman bagi jamaah maupun warga yang melintas di jalur tersebut.
Ketua pelaksana pembangunan, Endra Fitra menyampaikan, fokus pada hari ini yaitu pengerjaan dasar dan struktur untuk tempat wudhu serta pemisahan toilet pria dan wanita. Target panitia adalah menciptakan fasilitas yang bersih, sehat, dan representatif bagi jamaah.
“Alhamdulillah hari ini ada kegiatan renovasi Masjid Jami Al-Mustaghfirin di Kampung Panguseupan. Kebetulan renovasi tempat wudhu wanita dan pria ini membutuhkan cukup banyak orang. Makanya alhamdulillah hari ini dengan giatnya masyarakat untuk ikut gotong royong masjid bersama, mudah-mudahan berjalan dengan lancar,” kata dia di sela-sela kegiatan.
Menurut dia, pembangunan ini terlaksana berkat dukungan DKM dan tokoh masyarakat, swadaya masyarakat serta bantuan dari para donatur yang peduli terhadap kelestarian Masjid Al-Mustaghfirin.
Ia menerangkan, estimasi waktu pengerjaan antara 2 minggu hingga 1 bulan. Adapun rincian anggaran membutuhkan total kebutuhan dana kurang lebih Rp 55.000.000.
“Dana yang sudah terkumpul keseluruhan 45 juta sampai 50 juta. Alhamdulillah ya estimasi 90 persen,” ujarnya.
Baca: Libur Lebaran, Pantai Kodok Dikunjungi Ribuan Wisatawan
Baca: Andra Soni Percepat Rencana Pembangunan Pengelolaan Sampah Jadi Energi
Pembangunan ini direncanakan akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kualitas bangunan agar tahan lama. Pihak panitia juga masih membuka pintu bagi para dermawan yang ingin menyisihkan sebagian rezekinya untuk mempercepat penyelesaian proyek mulia ini.
“Mudah-mudahan masyarakat dengan para donatur-donatur yang lain diberikan rezeki yang bertambah, berlimpah oleh Allah SWT,” ucap dia.
Ditempat sama, Ketua DKM Masjid Al-Mustaghfirin, Ustadz Ahmad Khotib, mengaku sangat terharu dan bangga melihat antusiasme warga Panguseupan yang rela meluangkan waktu dan tenaganya di hari libur.
Ia menerangkan, latar belakang pembangunan ini untuk memisahkan ruang toilet dan tempat wudhu antara pria dan wanita agar kesucian dan kebersihan tempat ibadah terjaga, mengingat toilet adalah tempat najis.
“Jadi idealnya sebetulnya kami itu ingin antara toilet dan tempat wudu itu ada sekat, ada pemisahnya. Sementara ini kan tempat wudu dan toilet itu jadi satu, satu ruangan. Jadi ingin kami itu ada pemisah jadi beda ruanganlah antara tempat wudu dan toilet sehingga kesucian dan kebersihan itu terjaga,” tuturnya.
Ia berharap, dengan adanya perbaikan fasilitas ini, jamaah dapat beribadah dengan lebih khusyuk dan merasa nyaman saat berada di area masjid.
“Kami sangat bersyukur sekali ternyata masyarakat sangat kompak, sangat antusias ingin membantu pelaksanaan pembangunan toilet dan tempat wudu ini. Karena itu kami sangat bersyukur sekali karena momen seperti ini adalah salah satunya ajang silaturahmi dengan warga,” pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar