Slider

EVENTS

News

Wisata Dan Budaya

SELEBRITIS

MUSIK

TIPS

GALERI

Resep Sambal Korek Pedasnya Mantap

Vemale.com - Salah satu sambal lalapan yang paling lezat, pedasnya mantap dan tak sulit dibuat adalah sambal korek. Cukup dengan 4 bahan utama, kamu sudah pasti ingin mencoba membuatnya lagi dan lagi.
Bahan-bahan:
  • 20 buah cabai merah
  • 4 siung bawang putih
  • 1/2 sdt garam
  • 1/4 sdt kaldu ayam
  • minyak goreng secukupnya
Cara membuat:
  1. Ulek bawang putih dan cabai hingga hancur dan halus. Tambahkan garam dan kaldu ayam.
  2. Panaskan minyak, tuang minyak panas pada sambal dan sambal korek siap sajikan hangat dengan nasi dan lauk. 
Gimana, gampang banget kan buatnya? Buat sendiri di rumah yuk.

Ketika Isyana Sarasvati Ditegur Penyanyi Dangdut

KOMPAS.com - Penyanyi dan pencipta lagu Isyana Sarasvati (23) ditegur oleh penyanyi dangdut jebolan ajang D'Academy, Lesti Andryani (16).
Ini terjadi ketika Isyana memperkenalkan diri dalam acara jumpa pers Yonder Music All-Star Live, sebuah konser yang diramaikan oleh 17 musisi kenamaan di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (23/5/2016) malam.

Sebelum memperkenalkan diri, sederet artis musik Tanah Air, yakni Raisa, Afgan Syahreza, Judika Nalon Abadi Sihotang, Iwan Fals, dan Cakra Khan, telah terlebih menyampaikan sambutannya.
Giliran Isyana tiba. Pelantun "Kau Adalah" itu menyatakan diri sebagai seorang yang bangga bisa menjadi bagian dari acara yang diramaikan para musisi tersohor tersebut.
Bahkan, Isyana mengklaim sebagai musisi yang paling muda di antara lainnya.
"Ini semua ada 17 musisi. Saya bangga karena merasa paling bayi di sini, jadi bangga bisa di sini karena sangat mengidolakan mereka," ucap dia.

Namun, setelah vokalis Momo "Geisha" memberikan sambutan, Isyana tak sadar bahwa di antara mereka masih ada Lesti.
Dengan lugu Lesti buru-buru menyanggah ucapan Isyana yang mengklaim sebagai orang paling "bayi" atau termuda di antara lainnya.
"Kak Isyana punten (permisi). Bukan Kak Isyana yang bayi, tapi aku yang paling bayi di sini," kata Lesti disambut gelak tawa artis musik yang hadir.

Ucapan Lesti langsung mengundang reaksi dari rekan seprofesinya. Dalam canda, mereka berlagak tak terima ada yang mengaku lebih muda.
Penyanyi legendaris Iwan Fals bahkan berpura-pura melangkah ke luar barisan dan mengacungkan jari telunjuknya sebagai tanda pengakuan bahwa ia tak kalah "muda" dibanding Lesti.

NOAH Luncurkan Album Berisi Lagu-lagu Legendaris

KOMPAS.com - Grup band asal Bandung, NOAH, resmi meluncurkan album Sings Legends yang berisi aransemen ulang lagu-lagu lama.

"Apa yang kami sajikan di sini, memang lagu legendaris yang kami mampu untuk bawakan dengan bagus," kata vokalis Ariel "NOAH" saat peluncuran album tersebut di Jakarta, Rabu (25/5/2016).

Album berisi sembilan lagu ini telah dipersiapkan Ariel, Uki (gitar), Lukman (gitar), dan David (keyboard) sejak beberapa waktu lalu.

"Sajadah Panjang", yang dipopulerkan trio Bimbo pada 1984, dipilih sebagai single perdana NOAH dari album ini.

Selain itu, "Andaikan Kau Datang", "Tinggalah Ku Sendiri", dan "Kupu-Kupu Malam" ikut mengisi materi lagu dalam album tersebut.

Jauh sebelum album itu dirilis, NOAH sempat kesulitan dalam menentukan lagu apa saja yang akan mereka masukkan karena banyak karya lawas yang bagus.

Mereka akhirnya menentukan lagu yang berpotensi untuk digarap kekinian sehingga pendengar muda dapat menikmati keindahan lagu di masa yang telah lewat.

"Sayangnya, generasi sekarang nggak bisa dengerin. Kami perkenalkan ke generasi sekarang," kata Ariel kala itu.

Ini Jawaban Pihak Klinik dan BPJS Terkait Pasien Amriah



KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Menanggapi adanya pemberitaan mengenai pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang harus membayar biaya pengobatan untuk berobat ke dokter spesialis mata, pihak management klinik Al-Furqon mengaku hal tersebut sudah sesuai dengan aturan.


Dalam keterangan yang disampaikan kepada Krakatau Radio, pihak management Klinik Al-Furqon menjelaskan, bahwa pasien yakni Amriah (77) dan anaknya yang mengantar untuk memeriksakan kondisi matanya, sudah diberikan penjelasan bahwa pelayanan yang dijamin bagi peserta komprehensif sesuai kebutuhan medis yang meliputi pelayanan kesehatan tingkat 1 atau dasar, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik.

Dalam penjelasan tersebut, pihak management juga menyatakan sudah menyarankan agar pasien diperiksa oleh dokter umum terlebih dahulu di klinik, kemudian nanti akan dirujuk tergantung dari kondisi pasien.

Rujukan tersebut ke fasilitas kesehatan (Faskes) tingkat lanjutan, karena pelayanan dokter spesialis tidak bisa dilakukan di fasilitas kesehatan (Faskes) tingkat 1, tetapi ke Faskes kedua tingkat lanjutan atau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah.

“Jadi kami juga sudah menjelaskan kepada pasien bahwa pelayanan yang dijamin itu adalah tindakan medis non spesialistik. Sedangkan pasien itu memeriksakan kondisi matanya oleh dokter spesialis mata,” ujar pihak management, Rabu (25/05/2016).

Sementara itu, Kepala BPJS Cabang Pandeglang, Dr. Wilda Alvernia mengatakan hal yang sama. Menurut dia, pelayanan di Faskes tingkat pertama yakni klinik atau puskesmas, hanya melayani pelayanan medis dasar oleh dokter umum.

“Untuk kasus spesialistik yang dilayani oleh dokter mata, dirujuk ke Faskes tingkat lanjutan yaitu rumah sakit,” ujar dia yang dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai situs, pelayanan kesehatan tingkat 1 atau dasar, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik yang mencakup:
1.     Admisnistrasi pelayanan
2.    Pelayanan promotif dan preventif
3.    Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis
4.    Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif
5.    Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai
6.    Transflusi darah sesuai kebutuhan medis
7.    Pemeriksaan penunjang diagnostic lab tingkat 1
8.    Rawat inap tingkat 1 sesuai dengan indikasi medis. (Mudofar)

Ketika Tertawa, 5 Hal Mengagumkan Ini Akan Terjadi Pada Tubuhmu

Vemale.com - Saat bahagia, seseorang pasti akan tertawa atau tersenyum lepas. Menariknya lagi, tertawa lepas ini biasanya akan dilakukan secara spontan dan tanpa bisa direkayasa atau direncanakan sebelumnya. Selain mengungkapkan perasaan bahagia, tertawa juga bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat, pikiran lebih rileks dan aura positif dalam tubuh terlihat dengan baik.
Dikutip dari laman helpguide.org, tertawa adalah suatu aktivitas yang bermanfaat. Ketika tertawa, ada banyak hal mengagumkan yang akan terjadi di tubuh. Sebagian besar hal tersebut bahkan merupakan hal yang sangat bermanfaat dan menjamin tubuh menjadi lebih sehat. Inilah sedikitnya 5 hal mengagumkan yang akan terjadi di tubuh saat kita tertawa.
  • Meredakan Stres

    Hal pertama yang akan terjadi di tubuh saat tertawa adalah meredanya stres atau perasaan takut, perasaan kecewa juga perasaan marah. Paul E McGhe, Ph.D mengungkapkan bahwa tertawa lepas akan membuat hormon penyebab stres menjadi berkurang. Ketika hormon stres ini berkurang, tentunya tertawa bisa membuat seseorang menjadi lebih tenang dan bahagia.
  • Kalori Dalam Tubuh Terbakar

    Para ahli percaya bahwa kalori dalam tubuh akan terbakar secara perlahan saat seseorang tertawa. Kenapa kalori bisa terbakar? Hal ini terjadi karena tertawa adalah salah satu aktivitas yang membuat tubuh bergerak dengan intens. Ya, walaupun sering kali kita tak pernah menyadari akan hal itu. Nah, kalau kamu ingin langsing dan kalori di dalam tubuh terbakar, jangan lupa untuk sering-sering tertawa ya. Tertawa bisa dilakukan dengan bercanda bersama pasangan, sahabat atau teman. Tertawa juga bisa dilakukan dengan menonton acara TV yang lucu dan menghibur.
  • Daya Ingat Meningkat

    Nah, buat kamu yang sering bermasalah dengan daya ingat, cobalah untuk sering-sering tertawa. Karena apa? Karena, tertawa dipercaya bisa membuat daya ingat seseorang bekerja dengan baik. Apalagi, mengingat bahwa tertawa bisa melepas hormon stres. Saat pikiran jauh dari stres dan lebih tenang serta bahagia, hal ini tentunya akan membuat kemampuan berpikir menjadi lebih baik dan mengesankan.
  • Imun Tubuh Meningkat

    Ketika tertawa, pikiran akan memproduksi hormon serta perasaan positif. Dengan begitu, imun atau sistem kekebalan tubuh pun akan meningkat. Para ahli juga mengungkapkan bahwa tertawa cenderung memicu pelepasan rasa sakit di tubuh sekaligus mengendurkan otot-otot yang kaku akibat sakit.
  • Jantung Lebih Terlindungi dan Sehat

    Hal mengagumkan selanjutnya yang akan terjadi di tubuh selama kamu tertawa adalah jantung menjadi lebih sehat dan terlindungi. Hal ini mengingat bahwa aktivitas tertawa telah membantu seseorang melepaskan berbagai hormon penyebab stres dan hal lain yang memicu semakin parahnya risiko jantung, liver atau berbagai penyakit lainnya.
Itulah beberapa hal mengagumkan yang akan terjadi pada tubuh saat kita tertawa. Mengingat banyaknya hal baik yang didapatkan, tentunya kita akan lebih sering tertawa dan mencoba menjadi pribadi yang lebih bahagia bukan? Semoga informasi ini bermanfaat.

Maraknya Bisnis Musik Digital Pacu Musisi Berkarya Lebih Baik

Jakarta -Zaman memang sudah tak bisa lagi ditolak. Apa yang harus dilakukan adalah beradaptasi dengan zaman yang terus berputar.

Hal itu yang dirasakan oleh grup band Geisha. Mereka mencoba untuk terus mengikuti zaman dengan beradaptasi dengan bisnis musik digital.

Melihat peluang besarnya, Geisha merasa lebih terpacu untuk berkarya lebih baik. Grup band pelantun 'Lumpuhkan Ingatanku' itu sadar karya bisni musik digital jadi sebuah 'sumber' uang yang bisa menguntungkan untuk mereka.

"Perkembangan zaman juga ya kita enggak bisa memungkiri musik digital itu semakin digemari," ungkap sang vokalis, Momo saat ditemui di kawasan Senayan pada Senin (23/5/2016).

"Pastinya aku pribadi menyambut gembira, kita sebagai musisi di industri musik Indonesia semakin terpacu untuk berkarya dan memberikan lagu terbaik," sambungnya.

Bisnis digital disebut Momo bisa menjadi pelipur lara dengan turunnya penjualan fisik. Dan, bisa dibilang bisnis digital jadi rangkaian mimpi dari industri musik modern.

"Sekarang banyak orang berpandangan penjualan fisik telah menurun tapi inilah salah satu mimpi yang kita rangkai untuk musik Indonesia melalui hal-hal seperti ini," jelasnya. (fk/mmu)

Tentang Anak Siti 'KDI' yang Punya 3 Kewarganegaraan

Jakarta -Pada 2011, pedangdut Siti 'KDI' menikah dengan kekasihnya, Cem Junet Peerk. Pria berdarah Bosnia, dan memutuskan pindah ke Turki.

Di sana, Siti melahirkan anak pertamanya, Elif Kayla Perk. Satu yang menarik, ternyata Elif yang kini berusia dua tahun memiliki tiga kewarganegaraan. Kok bisa?

"Suami Siti sebelumnya sempat lama tinggal di Amerika Serikat. Jadi dapat kewarganegaraan dari sana," cerita Siti saat ditemui usai mengisi Rumpi No Secret di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (24/5/2016).

Dua kewarganegaraan lainnya yang melekat pada Elif dari Turki dan Indonesia. "Jadi, Elif dapat tiga kewarganegaraan sekarang ini," sambungnya lagi.

Sejalan dengan itu, Elif yang masih balita pun sudah bisa memahami tiga bahasa sekaligus. Dari mulai Indonesia, Turki juga Rusia.

"Karena sehari-hari Elif kalau sama Siti bicara bahasa Indonesia, pas sama bapaknya bahasa Turki. Giliran sama baby sitter, bahasa Rusia. Jadinya benar-benar campur-campur," tutup Siti seraya tertawa. (mif/dal)

Puluhan Rumah Warga Menes Dibongkar


Puluhan petugas Satpol PP dan anggota Polres Pandeglang, saat akan membongkar bangunan rumah warga di sekitar Pasar Menes, Senin (23/05/2016).

KRAKATAURADIO.COM, MENES - Sebanyak 23 rumah milik warga yang letaknya berada di samping Pasar Menes di Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang dibongkar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, dibantu petugas kepolisian dari Polsek Menes dan Polres Pandeglang, Senin (23/05/2016).

Penggusuran lahan seluas 2.000 meter persegi tersebut dilakukan, lantaran lahan yang ditempati warga milik Pemkab Pandeglang, yang nantinya akan dibangun guna perluasan Pasar Menes. (Baca: Pemkab Resmikan Pasar Rakyat Modern Menes)

Berdasarkan pantauan, penggusuran dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Nampak, tidak ada perlawanan dari warga, karena sebelumnya pihak keamanan telah memberikan Surat Peringatan (SP) agar warga membongkar sendiri bangunannya.

Pembongkaran sendiri sempat terhenti, saat ada beberapa warga yang tidak ingin meninggalkan rumah dan kiosnya karena barang-barang milik warga masih ada di dalam bangunan.

Melihat hal tersebut, Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Pandeglang, Iskandar ditemani Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan Pasar (Diskoperindagpas) Olis Solihin, Kepala UPT Pasar Menes, dan perwakilan warga melakukan musyawarah di Polsek Menes. Setelah musyawarah yang berlangsung sekitar dua jam, petugas melakukan penggusuran kembali.

Asda II, Iskandar menjelaskan, dalam musyawarah disepakati bahwa pengosongan tetap dilaksanakan dan Pemkab akan memperhatikan warga yang kehilangan tempat tinggal dan lahan usahanya.

“Perhatian pemerintah adalah membantu memediasi antara pengusaha pengembang pasar dengan warga agar membantu proses pindah, menambah uang ganti rugi dan memberikan program meningkatkan ekonomi,” ungkap Iskandar.


Kepala Diskoperindagpas Pandeglang, Olis Solihin mengatakan, pengosongan lahan milik pemerintah ini akan digunakan perluasan lahan pasar yang keseluruhan pasar sekitar 10 ribu meter persegi.

“Sebelumnya kami juga sudah mengabarkan kepada warga agar bisa merapikan barang-barangnya karena lahan akan dikosongkan. Tidak ada ganti rugi karena tahannya tanah negara paling pemerintah menggantinya tidak seberapa, sebesar Rp 5.000.000,-. Lahan ini juga dipihak ketigakan atau pengembang pasar yakni PT Taman Sari Raya untuk perluasan pasar,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga pemilik kios, Mamad mengatakan, penggusuran akan menuai konflik karena tidak ada keputusan resmi dari Pemkab Pandeglang mengenai ganti rugi, dan jaminan kepada warga yang digusur rumahnya.

“Jika dilanjutkan pasti akan ada konflik, termasuk saya juga akan melakukan upaya hukum karena penggusuran belum ada keputusan resmi. Kami menerima dibongkar, tetapi beri kesempatan juga kepada masyarakat untuk berpikir akan kemana kami ini, karena kami belum punya tempat tinggal jika harus digusur,” ujarnya. (Mudofar)

Dampak Kunjungan Bupati Irna, Drainase Pasar Labuan Dibersihkan



Tanah dan material sampah yang dibersihkan dari drainase yang ada di sekitar pasar Labuan. Foto diambil Selasa (24/05) siang.

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Sejak Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengunjungi pasar tradisional Labuan, di Kecamatan Labuan, Pandeglang bersama para Kepala Dinas, saat ini gorong-gorong atau drainase yang ada di sekitar pasar nampak dibersihkan oleh sejumlah petugas.

Berdasarkan pantauan, drainase di sekitar pasar Labuan, ada yang sudah dibersihkan oleh puluhan petugas. Para petugas sendiri nampak mengangkut berbagai material sampah didalam gorong-gorong yang diduga menjadi penyebab banjir yang selama ini kerap terjadi disekitar pasar Labuan, khususnya Plaza dan pasar ikan.

Para petugas yang mengaku mendapat tugas dari Dinas Pekerjaan Umum ini mengatakan, bahwa mereka sudah membersihkan gorong-gorong sejak dua minggu lalu.

“(Pengerjaannya) sudah dua minggu kesini. Dimulai dari plaza Labuan sampai ke Masjid Agung Labuan, 2 kilo lah. Terus ke Bank BRI juga 2 kilo kearah seterusnya,” ujar para pegawai yang mengaku berasal dari Desa Babakan Kecamatan Pagelaran ini.

Menurut para pegawai, kendala yang ditemukan selama membersihkan gorong-gorong yakni material sampah yang menggunung serta keberadaan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar pasar.

“Meskinya dilenggangkan dulu itu (PKL), digusur. Ini malah kita kesulitan saat mau ngebersihin gorong-gorongnya,” tambah para petugas.

Tanah dan material sampah yang dibersihkan dari drainase yang ada di sekitar pasar Labuan. Foto diambil didepan Plaza Labuan, Selasa (24/05) siang.
Sebelumnya, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengunjungi pasar Labuan pada Sabtu (07/05/2016) bersama para Kepala Dinas. Dalam kunjungan tersebut, Bupati wanita pertama di Pandeglang ini mendengarkan aspirasi para pedagang disana. Rata-rata para pedagang menyampaikan keluhan terkait kondisi banjir yang selalu menggenangi pasar Labuan.

Dalam keterangan foto di akun Facebooknya, Bupati Irna menuliskan “Meninjau pasar tradisional Labuan. Minggu depan, segera diperbaiki drainase untuk menghindari banjir,”. (Mudofar)

Peserta BPJS Keluhkan Berobat Harus Bayar



Iin Muhlisin, saat menunjukan fotocopi Kartu BPJS Kesehatan milik ibunya, di Krakatau Radio, Selasa (24/05/2016).
KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Peserta pengguna kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan yang dirawat di Klinik Al-Furqon di Desa Margasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, mengeluh lantaran masih harus membayar untuk membeli obat, padahal seharusnya gratis.

Hal ini dirasakan Amriah (77) warga Kampung Bangko RT 003 RW 002 Desa Dahu, Kecamatan Cikedal, Pandeglang, saat dirinya berobat untuk memeriksakan kondisi matanya di Klinik Al-Furqon, pada Rabu, 18 Mei 2016 lalu.

Anak dari Amriah, Iin Muhlisin mengatakan, ibunya harus menebus resep obat setelah selesai memeriksakan kesehatan matanya.

"Ibu saya datang ke klinik untuk memeriksa kondisi mata. Beliau ini kan punya Kartu BPJS yang tiap bulannya terus melakukan pembayaran. Akan tetapi setelah melakukan perawatan mata, resepsionis mengatakan bahwa ibu saya harus bayar sebesar 367 ribu. Ibu saya sudah menjelaskan sudah memiliki kartu BPJS Mandiri," katanya.

Ia pun mempertanyakan kenapa warga yang sudah memiliki Kartu BPJS dan membayar iuran setiap bulannya, tetap harus membayar dan menebus biaya obat mata.

“Ibu saya dikasih 3 jenis obat yakni mata fres, cendo minidore dan cendoberry. Pihak klinik beralasan untuk penyakit mata tidak tercover oleh BPJS. Dengan kejadian ini saya selaku anak kandungnya merasa dirugikan, karena buat apa punya BPJS kalau tetap harus bayar,” imbuh dia. 

Selain itu, Iin menilai, jika melihat aturan dimana semua jenis perawatan baik preventif ataupun promotif harus tetap bernilai gratis. Gratis disini bukan berarti tidak bayar akan tetapi harus melakukana iuran tiap bulannya.

“Untuk itu, saya mendesak dan meminta agar pihak BPJS memutus kontrak dengan semua fasilitas kesehatan yang nakal," jelasnya. (Mudofar)