Slider

Krakatau Radio hadir lebih dari sekedar radio lokal, seiring berkembangnya teknologi, Krakatau Radio terus mengembangkan diri menjadi media radio yang multi, selain dapat didengar melalui radio konvensional, Krakatau Radio juga bisa di dengar melalui Streaming di www.krakatauradio.com atau di program aplikasi Erdioo melalui Blackberry & Android. Selain itu Krakatau Radio juga tidak hanya melayani jasa promosi radio tapi juga jasa EO, Program Pendampingan Masyarakat, CSR, Konsultan dan lain-lain. Untuk reservasi silahkan hub 0253-802239 atau di 085213439997

EVENTS

News

Wisata Dan Budaya

SELEBRITIS

MUSIK

TIPS

GALERI

TMMD Untuk Kecamatan Jiput



KRAKATAURADIO.COM, JIPUT - Komando Distrik Militer (Kodim) 0601 Kabupaten Pandeglang, mengadakan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) imbangan di Kecamatan Jiput. TMMD imbangan merupakan TMMD hasil kerjasama antara Kodim dengan pemerintah daerah setempat.

Kali ini, Desa Sukamanah dan Desa Jayamekar Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang yang mendapat kegiatan TMMD tahun 2015.

Komandan Kodim (Dandim) 0601 Pandeglang, Letkol (Arh) Asep Suganjar mengatakan, sebanyak 150 personil TNI dibantu anggota kepolisian dan aparatur terkait lainnya, diturunkan guna mendukung program rutin tersebut. Pengerahan anggota ini untuk membantu pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Mereka akan melaksanakan pekerjaan, antara lain membuka jalan dan pengerasan jalan sekitar 1 Km dari Desa Sukamanah ke Desa Jaya Mekar Kecamatan Jiput serta pembuatan jembatan dan tiga gorong-gorong,” jelas Dandim saat ditemui dilokasi, Jumat (22/05/2015).

Dandim menjelaskan, pekerjaan akan berlangsung sekitar 21 hari. Mulai dari Jumat (22/5) sampai 11 Juni mendatang, atau sebelum Bulan Ramadhan. Program TMMD kali ini dinamakan TMMD imbangan, tambah dia, yang merupakan TMMD hasil kerjasama antara Kodim dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab). “Rencananya sebelum Ramadhan sudah bisa diresmikan,” tambahnya.

Danrem 064 MY Banten Kolonel Kav. Ana Supriatna menyatakan, dinamakan TMMD imbangan karena merupakan upaya dari Pemda untuk tetap dilaksanakan kegiatan ini. Akan tetapi, dari angkatan darat tidak dialokasikan atau tidak ditunjuk karena tahun sebelumnya Pandeglang sudah melaksanakan kegiatan tersebut dan untuk tahun ini, di Kabupaten Serang dan Kota Cilegon. “Kita harus mendukung program ini sampai tuntas,” ujarnya.

Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi mengatakan, hasil dari kegiatan TMMD ini sangat bagus dan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Selain itu, TMMD ini juga merupakan kegiatan dalam mendukung percepatan pembangunan yang ada di Pandeglang.

“Saya menyadari, hasil yang diperoleh dari kegiatan TMMD ini jauh lebih bagus dibanding kegiatan yang lain. Maka dari itu, saya selaku Bupati mengintruksikan kepada Sekretaris Daerah selaku ketua TAPD, untuk mengalokasikan anggaran tiap tahunnya untuk pelaksanaan TMMD,” ujar Erwan.

Hadir dalam acara ini Kapolres Pandeglang, Kepala Kejaksaan Negeri Pandeglang Sitti Ratnah, Sekda Pandeglang Aah Wahid Maulany dan seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). (Mudofar)

Domisili Calon Kades Harus Sesuai Tempat Pilkades



KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG – Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Pandeglang, Tatang Efendi mengatakan, bagi Calon Kades yang ikut Pilkades serentak, dimasing-masing Desa yang akan menyelenggarakan Pilkades, harus sesuai dengan domisili. Sebab, jika tidak sesuai domisili, maka tidak diperbolehkan untuk mencalonkan diri dalam Pilkades tersebut.

“Karena dalam aturannya, warga yang akan mencalonkan diri dalam Pilkades itu, minimalnya harus selama satu tahun menjadi warga Desa yang akan menyelenggarakan Pilkades itu sendiri,” katanya kepada Krakatau Radio, Jum’at (22/5/2015).

Dia menjelaskan, dalam Peraturan Bupati (Perbup) juga telah tercantum, minimal Calon Kades berdomisili selama satu tahun di Desa tempat dia mengikuti Pilkades.

Tatang melanjutkan, untuk melakukan penyeleksian Calon Kades baik dari sisi administrasi maupun dalam hal lainnya, pihaknya menyerahkan urusan tersebut ke panitia tinggkat desa maupun kecamatan. Maka dari itu panitia Pilkades dalam melakukan tahapan-tahapan sampai penetapan calon, itu harus dilakukan sesuai aturan yang telah ditentukan.

“Itu nantinya tugas panitia dalam seleksi para calon ini, karena dalam aturannya calon itu harus berdomisili didesa yang ditentukan minimal selama satu tahun. Lebih bagus lagi melebihi dari satu tahun,” katanya.

Sementara itu, Camat Labuan, Deni Subrata mengungkapkan, jumlah Desa yang akan melakukan Pilkades di Kecamatan Labuan ada sebanyak 6 dari total 9 Desa, yakni Desa Labuan, Teluk, Kalanganyar, Caringin, Rancatereup dan Banyumekar.

“Tahapan-tahapan yang sudah dilakukan sekarang ini, tinggal test tulis dan test wawancara bagi para calon. Saya berharap pelaksanaan pilkades disejumlah Desa ini berjalan dengan baik dan lancar,” tambahnya. (Mudofar)

Bakal Calon Kades Gelar Test Tulis



25 orang Balon Kades di 6 Desa di Kecamatan Labuan, menggelar test tulis calon Kades sebagai tahapan gelaran Pilkades serentak di 206 Desa di Kabupaten Pandeglang, bertempat diaula kantor Kecamatan Labuan, Sabtu (23/05/2015).
KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Bakal Calon (Balon) Kepala Desa (Kades) di 206 Desa yang akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, melakukan test tulis, hari Sabtu (23/05/2015).

Test tulis ini digelar sebagai tahapan menjelang gelaran Pilkades serentak yang akan digelar pada tanggal 14 Juni 2015 mendatang. Berdasarkan pantauan di aula kantor Kecamatan Labuan, sebanyak 25 orang Balon Kades di 6 Desa yang akan menggelar Pilkades di Kecamatan Labuan, melakukan test tulis tersebut.

Berdasarkan pantauan, bakal calon kades ini semuanya mengenakan baju putih celana hitam dan menggunakan peci. Nampak pula ada sosok Balon Kades perempuan yang ikut dalam test tulis ini.

Panitia pelaksanaan test tulis yang juga Sekretaris Camat (Sekmat) Labuan, Mufti mengatakan, test tulis ini diikuti sebanyak 25 orang di 6 Desa. Sebelumnya, pihaknya juga sudah melakukan tahapan pendaftaran Balon Kades.

"Di Kecamatan Labuan ada 6 Desa yang akan menggelar Pilkades dari total 9 Desa. 6 Desa itu, diantaranya Desa Labuan, Teluk, Kalanganyar, Rancatereup, Banyumekar dan Caringin. Ada 25 orang yang ikut," katanya saat ditemui dilokasi test tulis.

Sekmat menambahkan, test tulis digelar dalam rangka tahapan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 206 Desa di Kabupaten Pandeglang yang akan digelar pada 14 Juni 2015.

"Hari ini digelar test tulis. Paling sampai siang. Nanti besok (Minggu-red), akan dilakukan test wawancara disini juga. Nanti maksimalnya akan ada 5 orang Calon Kades yang bakal masuk tahapan selanjutnya," tambahnya.

Sementara itu, Camat Labuan, Deni Subrata dalam pengarahan sebelum acara mengharapkan, test tulis di hari ini dapat berjalan lancar, dan peserta dapat menjawab pertanyaan secara maksimal.

"Test tulis ini mencakup pertanyaan Pilihan Ganda dan beberapa pertanyaan Essay. Saya harap bapak-ibu sekalian dapat maksimal dalam menjawab semua pertanyaan," katanya sambil didampingi Kapolsek dan Danramil Labuan. (Mudofar)

Diperindagkop Pastikan Tak Ada Beras Plastik Beredar di Banten



KRAKATAURADIO.COM, BANTEN - Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten, memastikan tidak ada beras sintetis atau beras plastik yang beredar di Provinsi Banten.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, Mashuri menyatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan walaupun sudah ditemukan di Kota Bekasi, Jawa Barat, lantaran pihaknya sudah menerjunkan tim untuk mengecek peredaran beras.

“Kita tetap melakukan sidak di sejumlah pasar sejak kemarin, untuk di Kota Serang kita sidak ke Pasar Rau dan Pasar Lama, selanjutnya hari ini kita sidak di Tangerang," ujar Mashuri yang dikutip dari Mediabanten.com, Kamis (21/05/2015).

Mashuri mengatakan, walaupun belum ditemukan beras plastik, pihaknya akan tetap waspada dengan peredaran beras yang dapat merugikan masyarakat bila mengkonsumi beras plastik tersebut.

“Kita akan terus melakukan himbauan kepada masyarakat dan pedagang agar agar tidak resah dan khawatir dengan beras plastik,” tambahnya.

Untuk itu pihaknya meminta kepada warga jika menemukan beras plastic segera melaporkannya ke pihak berwajib, “lapor, karna kami juga berharap peran aktif dari masyarakat,” katanya. (Mudofar)

Angel Pieters Sedih Disindir Pongki, Glenn, dan Anggun di Media Sosial

Kemenangan penyanyi solo Angel Pieters  di Indonesian Movie Awards (IMA) 2015 menuai banyak kritikan dari netizen. Pasalnya, Angel sebelumnya tidak masuk nominasi dalam kategori 'Nominasi Soundtrack Terfavorit'.
Hal tersebut dikarenakan seminggu sebelum malam penghargaan IMA 2015 diumumkan, nama Angel Pieters masuk dan menyisihkan nama-nama seperti Anggun, Glenn Fredly, Pongky Barata serta Saint Loco.
Mengetahui banyaknya kritikan tersebut, Angel pun angkat bicara perihal kemenangannya. Penyanyi jebolan Idola Cilik itu tidak kuasa menahan tangisnya ketika memberikan konfirmasi kepada sejumlah wartawan.
"Pastinya saya sedih ya, apalagi ini pertama kali saya masuk nominasi Soudtrack Terfavorit. Padahal pihak panitia IMA telah menghubungi saya sejak April lalu," terang Angle saat jumpa persnya di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (21/5/2015).
Lagu yang dinyanyikan Angel berjudul 'Indonesia Negeri Kita Bersama'. Lagu tersebut untuk mengisi soundtrack film 'Dibalik 98' yang merupakan produksi MNC Picture dan disutradarai Lukman Sardi.
"Saya seneng banget bisa terlibat di film 'Dibalik 98'. Saat tahu saya masuk nominasi, saya langsung umumin kekeluarga, orang gereja, dan teman-teman untuk sms saya," ungkapnya seraya menangis.
"Yang bikin saya sedih kalau ada orang yang beraggapan karena saya ada di grup yang sama. Orang-orang terdekat saya tahulah perjuangan saya seperti apa. Saya sedih aja ada statment menang misterius itu," sambungnya.

Punya 29 Paket Ganja, Pemuda Labuan Ditangkap Polisi



KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Reserse Narkoba Polres Pandeglang kembali menangkap pengedar Narkoba jenis ganja. Kali ini, pemuda warga Kampung Kanyere, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang bernama Marjuki alias Menyon (22) harus berurusan dengan polisi setelah kedapatan memiliki 29 paket ganja siap edar dan lima linting ganja sisa pakai.

Tersangka ditangkap polisi pekan lalu di rumah kontrakan rekannya Nur alias Parjo di Kampung Kebon Cau RT 03 RW 13, Desa Labuan, Kecamatan Labuan.

Kasat Resnarkoba Polres Pandeglang, AKP Zamrowi menerangkan, awal penangkapan tersangka bermula dari laporan warga. Bermodal laporan warga yang curiga dengan aktifitas di rumah kontrakan tersebut, polisi akhirnya melakukan penyelidikan dan penggeladahan.

“Dalam penggeledahan tersebut, didapat 29 paket ganja dan lima linting ganja sisa pakai. Sementara penghuni kontrakan Nur alias Parjo masih buron,” katanya.

Dalam penggeledahan di rumah kontrakan Nur, diketahui ada lima orang dan hanya satu yang berhasil ditangkap yakni Marjuki. Sementara pemilik kontrakan yakni Nur dan tiga orang lainnya berhasil kabur dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Barang bukti yang berhasil kami amankan adalah 29 paket ganja siap edar dan lima linting ganja sisa pakai,” ungkapnya.

Pihaknya masih memburu tersangka yang masih DPO dan berusaha membongkar jaringan peredaran Narkoba yang lebih besar. Akibat perbuatan tersangka, polisi menyangkakan pasal 114 ayat (1) dan pasal 111 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor: 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 12 tahun.

Sementara tersangka Marjuki mengelak, disebut pengedar ganja oleh polisi. Ia mengaku hanya sebagai pengguna dan buka pengedar seperti yang disangkakan polisi. “Saya dapat ganja dari Nur, saya hanya membeli untuk dipakai dan kebetulan ketika ada penggerebekan saya dikontrakan Nur,” kilahnya. (Mudofar/937)