» » Masalah Sampah di Pasar Labuan Akan Segera Ditata


Material sampah yang menumpuk di sekitar Pasar Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang. Foto diambil pada Minggu (22/10/2017) malam.

KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Pandeglang, Anwari Husnira mengatakan, keberadaan sampah yang menumpuk di pasar Labuan, akan segera ditata oleh pihaknya. Hal itu menjawab terkait banyaknya sampah yang ada di pasar ketika waktu menjelang malam. Namun, Anwari tidak menjelaskan mengenai kapan penataan akan dilakukan.

“Jadi gini, mungkin setelah ini saya akan ada penanganan khusus untuk Labuan. Pertama kendaraan yang mengangkut sampah sementara itu truk cuma satu, mungkin bulan depan akan ditambah dua kendaraan karena jujur dengan kondisi pegawai yang minim kita pasti kesulitan,” ujar dia ketika ditemui dalam kegiatan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona di Kecamatan Carita, Kamis (26/10).


Anwari menyadari, persoalan di pasar Labuan kompleks dan bukan hanya menyangkut sampah. Untuk itu, bukan hanya pihaknya saja yang harus menangani persoalan tersebut, melainkan dibutuhkan kerjasama dari Dinas lainnya dan masyarakat.

“Insha Allah akan saya benahi sedikit demi sedikit termasuk untuk fasilitas yang lainnya. Namun sekali lagi kan kita perlu penataan, contoh masalah kebersihan tidak hanya bisa ditangani oleh dinas lingkungan hidup, harus semua stakeholder kan termasuk masyarakatnya dan pedagang,” tambah dia.

Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ini mengisyaratkan bahwa bukan hanya masalah kebersihan yang menjadi fokus, melainkan juga terkait keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di pasar Labuan.

“Sekarang pedagang kaki lima itu kan yang paling utama itu, tidak toh hanya dinas kebersihan, pol PP (Polisi Pamong Praja,red) harus turun apalagi pihak kecamatan dan desa. Kita akan bareng-bareng lah,” imbuh dia. (Mudofar)

About Krakatau Radio 93.7 FM

Terimakasih telah berkunjung di Krakatau Radio.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply