Masih Pandemi, Upacara HUT RI Ke-76 di Pandeglang akan Digelar Secara Terbatas

Upacara HUT RI di Kabupaten Pandeglang yang dilakukan tahun 2020 lalu.

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-76 di Kabupaten Pandeglang, Banten, akan tetap digelar meski dalam situasi pandemi Covid-19. Namun, seperti tahun lalu, upacara diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat dengan tamu undangan secara terbatas.

 

Hal ini sesuai petunjuk Kementerian Sekretaris Negara yang ditindaklanjuti dengan surat pemberitahuan Nomor: 1598/0029/HMSP/VIII/2021 yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang selaku Ketua Umum Panitia Tetap PHBN, Pery Hasanudin pada tanggal 05 Agustus 2021.

 

Dalam surat tersebut, maka pelaksanaan upacara HUT RI ke-76 hanya dilaksanakan di kantor Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota.

 

Sementara untuk tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tingkat Kecamatan tidak melaksanakan Upacara HUT RI dan wajib menyaksikan secara virtual upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di kantor masing-masing.

 

Selain itu, meniadakan segala bentuk kegiatan yang akan menimbulkan kerumunan, seperti lomba-lomba dan acara hiburan.

 

Baca: Polres Pandeglang Miliki Jargon Baru, Polres Pandeglang Peduli

 

Baca: Baru Sertijab, Kapolres Langsung Koordinasi dan Silaturahmi dengan Ulama

 

Camat Labuan, Ace Jarnuji membenarkan peniadaan Upacara HUT RI ke-76 di tingkat Kecamatan. Menurut dia, pelaksanaan upacara hanya dilakukan di tingkat Kabupaten. Pihaknya mengaku sudah mensosialisasikan hal tersebut kepada seluruh Desa dan pihak terkait lainnya.

 

“Tingkat kabupaten dilaksanakan cuma 30 orang itu pun dibatasi,” kata dia, Senin (09/08).

 

Sementara, Pembina Paskibraka Kecamatan Labuan, Andi mengatakan, meskipun tidak dilakukan upacara, namun pihaknya telah melakukan latihan pengibaran bendera Merah Putih. Ia mengaku hanya bisa mengikuti arahan dari pemerintah, mengingat dampak pandemi Covid-19.

 

“Kalau latihan mah udah. Anak-anak udah latihan karena kita mengikuti yang di kabupaten, bukan Labuan aja yang udah latihan, kecamatan lain pun sudah. Tapi kita mau gimana lagi karena harus mengikuti aturan,” kata dia. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.