Akhirnya, Pemprov Banten Akan Bangun RSUD Labuan, Butuh Anggaran Rp 100 Miliar

Bangunan RSUD Labuan.

KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, berencana akan membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuan, Kabupaten Pandeglang, pada awal tahun 2022 mendatang. Kepastian ini didapat pasca Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kecamatan Labuan, pada pekan lalu.

 

Kunker tersebut dilakukan pada Kamis (28/10/2021) yang dimulai di Kecamatan Carita, kemudian dilanjutkan mengunjungi kantor BP3L di Desa Teluk dan memantau bangunan RSUD Labuan, di Desa Labuan.

 

Dalam keterangan yang dikutip di media sosial (Medsos) resmi H. Wahidin HALIM, Senin (01/11), WH menyebut bahwa tanah dan bangunan yang dulunya merupakan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Labuan itu, akan ditingkatkan fungsinya menjadi rumah sakit berkonsep rumah sakit wisata.

 

Menurut dia, konsep tersebut sengaja dipilih lantaran banyak para wisatawan yang datang ke Pandeglang khususnya daerah Labuan dan Carita.

 

“Ini ada tanah dan bangunan dulunya Puskesmas yang akan kita rehabilitasi (ditingkatkan fungsinya) untuk menjadi rumah sakit berkonsep rumah sakit wisata karena kita ketahui banyak para wisatawan juga yang datang ke Pandeglang khusunya wilayah tersebut. Tentunya harus menjadi rumah sakit yang representatif bagi masyarakat secara luas,” kata WH.

 

Adapun, lanjut WH, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun RSUD dengan konsep wisata ini, diperkirakan mencapai Rp 60 sampai 100 miliar.

 

“Anggaran yang dibutuhkan sekitar 60 sampai 100 miliar dianggarkan dari APBD Provinsi Banten. Tentunya anggaran tersebut untuk bangunan hingga peralatan medis dan sumber daya manusianya,” ungkap WH.

 

Baca: Liga 3 Banten Segera Digelar, PSSI Pandeglang Koordinasi dengan Kapolres

 

Baca: Gubernur Kunker ke Desa Teluk, Kepala Diskan Minta Dibangunkan PPI di Labuan

 

Sementara, salah satu warga Desa Labuan, Dede menyambut baik akan dibangunnya RSUD Labuan oleh Pemprov Banten.

 

“Ya bagus lah, emang harus segera dibangun biar keberadaan bangunan ini bermanfaat,” kata dia.

 

Menurut Dede, dari informasi yang ia dapatkan, seharusnya RSUD Labuan dibangun pada Agustus tahun ini. Namun, hal itu tidak jadi dilakukan.

 

“Padahal, pas bulan kemarin itu katanya mau dibangun tapi gak jadi. Gak tahu kenapa, apa karena corona tapi yang jelas mudah-mudahan kedepan jadi dibangun rumah sakit biar warga gak perlu kejauh kalau mau berobat,” imbuhnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.