Gelar Operasi Pekat Jelang Nataru, Petugas Gabungan Amankan Ratusan Miras

Ratusan botol minuman keras diamankan petugas gabungan saat menggelar razia penyakit masyarakat. Dokumen Humas Polres Pandeglang

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Ratusan botol minuman keras (Miras) berbagai jenis disita petugas gabungan yang terdiri dari Polres Pandeglang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menggelar razia penyakit masyarakat (Pekat) menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), akhir pekan lalu.

 

Kapolres Pandeglang, AKBP Belny Warlansyah melalui Kabagops Polres Pandeglang, Kompol Yogie Roozandi mengatakan, sebanyak 302 botol miras berhasil diamankan dari beberapa warung dan toko di wilayah Kabupaten Pandeglang.

 

“Kami dari Polres Pandeglang bersama Satpol PP melaksanakan kegiatan operasi pekat atau penyakit masyarakat yang diakibatkan oleh minuman keras, karena dampak dari miras ini sangat luas diantaranya adalah kecelakaan lalulintas, tingkat kriminalitas tinggi dan lainnya,” kata dia.

 

Pihaknya mengaku akan terus melakukan razia serupa di wilayah hukum Polres Pandeglang. Menurut dia, kegiatan ini untuk memberikan kenyamanan dan ketertiban kepada masyarakat. Apalagi, Pandeglang merupakan daerah yang dijuluk Kota Sejuta Santri Seribu Ulama.

 

“Kami berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras dari berbagai macam merk dan ini akan kami lanjutkan tidak hanya ini saja, kami akan lanjutkan terus hingga selesai natal dan tahun baru,” ungkapnya.

 

Baca: Emak-emak Menjerit, Harga Kebutuhan Pokok Naik Jelang Nataru, Ini Penyebabnya

 

Baca: Jelang Nataru Harga Sembako Melejit, Pemkab Pandeglang Gencarkan Pasar Murah

 

Ditempat sama, Kasatpol PP Pandeglang, Bunbun Buntaran mengatakan, sejak akhir pekan pihaknya terus melakukan razia peredaran miras bersama jajaran Polres Pandeglang.

 

“Kami berhasil menyita ratusan botol miras dan barang buktinya langsung dibawa ke Polres,” ujarnya.

 

Pihaknya mengaku akan terus melakukan razia peredaran miras tersebut di wilayah Pandeglang. Apa lagi sekarang menjelang tahun baru 2023, maka dalam mencegah penyakit masyarakat tersebut, ia dan jajarannya akan rutin melalukan patroli dan razia.

 

“Sekarang menjelang libur natal dan tahun baru. Potensi peredaran miras khawatir tinggi, maka kami akan intensifkan kegiatan patroli dan razia guna memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,” lanjut dia.

 

Dalam razia miras ini, selain mengamankan barang bukti pihaknya juga memberikan peringatan kepada para penjual.

 

“Kami imbau dan edukasi juga penjualnya. Bahaya dari miras itu seperti apa, dampak buruknya, dan kami mengingatkan agar tidak menjual miras lagi,” pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.