Hearing Rangka Baja SD Berjalan Ricuh
![]() |
| Suasana Hearing yang berjalan ricuh |
Pandeglang - Hearing tentang dugaan penyelewengan
rangka baja dalam proyek rehab SD di kantor DRPD Pandeglang pada Kamis (31/05) berakhir
ricuh.
Insiden ini diduga akibat kekecewaan pelaku pendidikan ini terhadap
pernyataan mahasiswa yang mempermasalahkan proyek pembangunan SD atap rangka
baja.
Sejak awal rapat, sikap ketidaksenangan guru, kepsek, dan kepala
UPT Dindik, atas diusutnya dugaan penyimpangan kebijakan program pembangunan
SD yang dibiayai APBN-P 2011 sebesar Rp 56 miliar ini sudah terlihat. Beberapa
oknum guru menyampaikan kecaman dan teriakan ancaman. Mereka juga sempat
menyerang mahasiswa.
Dalam hearing tersebut,
Abdul Aziz mengatakan, pihaknya sama sekali tidak pernah memotong dana untuk
rehab sekolah. Apalagi, dana tersebut langsung masuk ke rekening sekolah. Aziz
juga mengatakan, tidak ada monopoli dalam rehab sekolah.
Juru bicara FMP3 Tedi Setiadi, mengakui aksi anarkis para guru. Ia
mengancam akan terus menuntaskan dugaan penyimpangan kebijakan program
pembangunan ratusan ruang SD atap rangka baja. Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang
Ilma Fatwa mengatakan, dengar pendapat pembangunan ruang kelas SD rangka baja
akan kembali digelar.

Tidak ada komentar