Mahasiswa Buat Makam Bupati di Pendopo
Labuan - Puluhan mahasiswa dari Forum Mahasiswa Pandeglang (FMP) meng¬gelar unjuk rasa di depan Pendopo Pemkab Pandeglang, Rabu (31/10). Dalam aksinya mereka mendesak Bupati Erwan Kurtubi segera mengganti para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang tidak bisa kerja. Para pengunjuk rasa ini kecewa lantaran dari puluhan SKPD yang ada di daerah ini hanya bebe¬rapa kepala dinas yang mampu melaksanakan tugas dengan baik.
Dalam unjuk rasa kali ini, berjalan dengan frontal. Selain menyetop se¬jumlah kendaraan dinas (randis) yang melintas dan meneriakkan yel-yel kecaman, pendemo ini juga melakukan teaterikal pembuatan makam Bupati sebagai simbol pemimpin di daerah Pandeglang, yang telah mati. Aksi ini berlangsung sekitar 30 menit lantaran orasi dilanjutkan di depan gedung DPRD.
Salah seorang pengunjuk rasa, Restu Sugrining Umam mengatakan, bupati belum berhasil memimpin daerah karena masih ada pegawai bermasalah yang menjabat. Mahasiswa Universitas Mathla’ul Anwar (Unma) ini menambahkan, selain dalam penempatan pejabat, ketidakberhasilan Bupati juga dalam hal pembangunan. Respons Pemkab terhadap masalah, sangat rendah, terbukti dengan ru¬saknya ruas jalan Alun-alun Pandeglang.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pandeglang Mochammad Amri mengatakan, dirinya sedang mengevaluasi kinerja pegawai. Hal ini, berkaitan dengan rencana mutasi yang akan dilakukan beberapa bulan mendatang. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang Dodo Djuanda mengatakan, Pemkab sedang melakukan pembenahan aparatur yang bertujuan untuk kesejah¬teraan masyarakat.
Dalam unjuk rasa kali ini, berjalan dengan frontal. Selain menyetop se¬jumlah kendaraan dinas (randis) yang melintas dan meneriakkan yel-yel kecaman, pendemo ini juga melakukan teaterikal pembuatan makam Bupati sebagai simbol pemimpin di daerah Pandeglang, yang telah mati. Aksi ini berlangsung sekitar 30 menit lantaran orasi dilanjutkan di depan gedung DPRD.
Salah seorang pengunjuk rasa, Restu Sugrining Umam mengatakan, bupati belum berhasil memimpin daerah karena masih ada pegawai bermasalah yang menjabat. Mahasiswa Universitas Mathla’ul Anwar (Unma) ini menambahkan, selain dalam penempatan pejabat, ketidakberhasilan Bupati juga dalam hal pembangunan. Respons Pemkab terhadap masalah, sangat rendah, terbukti dengan ru¬saknya ruas jalan Alun-alun Pandeglang.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pandeglang Mochammad Amri mengatakan, dirinya sedang mengevaluasi kinerja pegawai. Hal ini, berkaitan dengan rencana mutasi yang akan dilakukan beberapa bulan mendatang. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang Dodo Djuanda mengatakan, Pemkab sedang melakukan pembenahan aparatur yang bertujuan untuk kesejah¬teraan masyarakat.

Tidak ada komentar