Ternyata Sudah 3 Kali Serangan Buaya Raksasa di Patia

Proses pencarian warga yang diserang buaya di Sungai Cilemer, Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Minggu (16/07/2023).

KRAKATAURADIO.COM, PATIA - Serangan buaya kepada warga di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, disebut sudah terjadi sebanyak 3 kali. Terakhir, buaya menyerang korban bernama Among dan korban lainnya yang selamat yakni Boin (sebelumnya disebut Boim), warga Kampung Sindanghayu, Desa Idaman, Kecamatan Patia, Minggu (16/07/2023).

 

Salah satu warga Patia, Herman menuturkan, sebelumnya buaya yang ada di sungai Cilemer, telah menyerang warga sebanyak dua kali. Dengan kejadian hari ini, maka sudah tiga kali buaya raksasa menyerang warga.

 

“Udah banyak peristiwanya. Sudah tiga kali peristiwa (buaya menyerang),” kata dia.

 

Ia menerangkan, sebelumnya beberapa bulan lalu, buaya menyerang warga di Desa Surianeun, Desa Ciawi dan kali ini di Desa Idaman.

 

“Atuh di Surianeun sekali, di desa Ciawi sekali, dan sekarang di Idaman. Yang dulu warga Surianeun pas pertama di jembatan,” terangnya.

 

Baca: Viral Video Buaya Raksasa Mangsa Warga di Patia, Petugas Dikerahkan

 

Baca: 20 Nama Lulus Tes Tertulis dan Psikologi Calon Anggota Bawaslu Pandeglang

 

Terpisah, Sekretaris Camat (Sekmat) Patia, Tatang Fauzi membenarkan sudah beberapa kali serangan buaya kepada warga. Ia menduga, buaya yang menyerang warga kali ini sama dengan buaya yang menyerang warga sebelumnya.

 

“Ya betul, sudah ketiga kali. Diduga buaya yang sama di kali yang sama, Cilemer,” tandasnya.

 

Sebelumnya, buaya raksasa yang diperkirakan berukuran tiga meter lebih diduga membawa jasad manusia di Sungai Cilemer, Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (16/07/2023).

 

Identitas jasad yang dibawa buaya bernama Among dan diterkam buaya saat mencari kerang air tawar atau warga sekitar menyebutnya dengan toe.

 

Plt Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang, Hasan Bisri membenarkan peristiwa tersebut.

 

“Iya betul, kebetulan dua jam yang lalu saya mendapatkan laporan. Masyarakat itu biasa sedang mencari toe untuk kebutuhan sehari-hari, nah dua orang itu biasa rutinitas mencari toe, diserang tuh. Yang satu selamat yang satu digigit, dibawa oleh buaya itu,” kata dia, Minggu sore. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.