Tiga Perguruan Tinggi di Pandeglang Kolaborasi Bangun Desa

Bupati Pandeglang Irna Narulita berfoto bersama dengan pimpinan perguruan tinggi di Pendopo, Selasa (01/08/2023).

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Sebanyak tiga perguruan tinggi di Kabupaten Pandeglang mengirimkan mahasiswanya untuk melakukan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) tematik membangun Desa yang dipusatkan di Desa Kertamukti, Kecamatan Sumur.

 

Tiga perguruan itu yakni Universitas Mathl'aul Anwar (UNMA) Banten sebanyak 10 mahasiswa, Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Syeh Mansyur sebanyak 10 mahasiswa dan Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Babunajah sebanyak 5 mahasiswa.

 

Hal ini terungkap saat Bupati Pandeglang, Irna Narulita bertemu Rektor UNMA Banten dan perwakilan dari kampus STKIP Syeh Mansyur dan STKIP Babunajah, di Pendopo, Selasa (01/08).

 

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNMA Banten, Prof. Dr. Syibli Syarjaya mengatakan, peserta KKM tematik kampus membangun Desa diberangkatkan pada tanggal 4 Agustus 2023. Menurut dia, kegiatan ini merupakan pengabdian kepada masyarakat yang diharapkan dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh di kampus yang memanfaatkan kearifan lokal.

 

Ia meminta, para mahasiswa harus jadi motivator di desa tempat mereka melakukan pengabdian.

 

“Karena mahasiswa adalah agen of change, generasi perubahan untuk masa depan bangsa,” kata dia.

 

Baca: Meriahkan HUT ke-78 RI, Muspika Labuan Siap Gelar Lomba Agustusan

 

Baca: Pemkab Pandeglang Siapkan Anggaran Rp 54 Miliar Bangun dan Renovasi SDN

 

Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Banten, Abas Sunarya mengatakan, dari kegiatan ini akan terlihat potensi dari masing-masing perguruan tinggi.

 

“Ini program pusat, sekarang kampus ikut membanngun desa, insya Allah berjalan baik,” ujarnya.

 

Sementara, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengapresiasi kegiatan tersebut. Kata dia, kehadiran mahasiswa di Desa-desa dapat meningkatkan pembangunan daerah.

 

“Hadirnya mahasiswa akan membuat sebuah terobosan dan inovasi yang dapat mengembangkan desa,” ucap Irna.

 

Menurut Irna, kehadiran akademisi dalam mendorong pembangunan daerah adalah wujud nyata dari penta helix yang terbangun di Pandeglang.

 

“Akademisi memberikan sebuah solusi untuk pembangunan daerah, kami ucapkan terimakasih,” pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.