Siap-siap! Polres Pandeglang Gelar Operasi Zebra Maung Mulai Hari Ini

Kanit Keamanan dan Keselamatan Berlalu Lintas (Kamsel) Satlantas Polres Pandeglang, Ipda Moh Irfan Fauzi.

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Polres Pandeglang, menggelar Operasi Zebra Maung 2023 selama dua minggu. Operasi ini mulai dilaksanakan dari Senin 11 September hingga 24 September 2023. Ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran dari operasi ini.

 

Kanit Keamanan dan Keselamatan Berlalu lintas (Kamsel) Satlantas Polres Pandeglang, Ipda Moh Irfan Fauzi mengatakan, Operasi Zebra Maung 2023 dilaksanakan untuk meminimalkan pelanggaran lalu lintas dan angka kecelakaan. Termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

 

“Tujuan pertama ini mengurangi tingkat kecelakaan, lalu mengurangi korban yang fatal dan yang ketiga tentunya mendisiplinkan lagi masyarakat tentang tertib lalul intas,” kata dia.

 

Menurut dia, ratusan personel Satlantas akan disebar di seluruh wilayah Polres Pandeglang. Baik di ruas jalan raya, dan lokasi lain yang dianggap rawan pelanggaran, kemacetan, dan kecelakaan lalu lintas.

 

Sasaran pelanggaran, lanjutnya, tidak jauh berbeda dengan operasi yang kerap dilakukan, mulai dari menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, berbonceng lebih dari 1 orang, tidak menggunakan helm SNI dan safety belt.

 

Baca: KPU Pandeglang Siap Sukseskan Kirab Pemilu 2024

 

Baca: Formasi PPPK Hanya Bagi Sektor Guru dan Nakes, Honorer Teknis di Pandeglang Kecewa

 

Selain itu, mengemudi dalam pengaruh alkohol, melawan arus, melebihi batas kecepatan, plat nomor tidak sesuai Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), ranmor tidak layak jalan, parkir sembarangan, balapan liar, konvoi kendaraan dan penggunaan knalpot brong.

 

Masyarakat diharapkan tidak lagi melakukan pelanggaran. Selain itu, diharapkan masyarakat menjaga keamanan serta kondusivitas tetap terjaga.

 

“Jadi kami imbau juga kepada masyarakat karena sebetulnya tidak harus menunggu operasi untuk kita berdisiplin, melengkapi surat-surat. Harus sadar hukum, tidak harus menunggu ada operasi karena keselamatan itu bukan polisi yang punya tapi bagaimana ikhtiar kita,” terangnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.