Kemensos Tambah Ketersediaan Lumbung Sosial di Kabupaten Pandeglang, Pemda Apresiasi

Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang, Nuriah.

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia menambah ketersediaan lumbung sosial (lumsos) di Kabupaten Pandeglang. Kini total Pandeglang memiliki 16 lumsos.

 

Ketua Pokja Lumbung Sosial Kemensos RI, Usbudiharto mengatakan, keberadaan lumsus sebagai penyimpanan stok dari logistik atau bantuan jika sewaktu waktu terjadi bencana.

 

Menurut dia, bencana bisa terjadi kapan saja dan dimana saja serta tidak dapat diprediksi. Namun begitu kebencanaan bisa dimitigasi sebagai bentuk kesiapsiagaan oleh pemerintah. Untuk itu keberadaan lumsos salah satu mitigasi kebencanaan yang digunakan sebagai cadangan logistik bagi masyarakat terdampak bencana.

 

“Barang di lumsos dapat digunakan untuk penanganan bencana dan masyarakat yang membutuhakan. Misal ada masyarakat yang tidak mampu dengan sarat dokumentasi yang jelas,” kata dia pada acara Sosialisasi Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kecamatan Pulosasi, Kamis (28/03).

 

Ia menuturkan, dengan pelaporan yang jelas akan mempermudah dalam pengisian kembali lumsos saat cadangan logistik sudah habis.

 

“Jika laporannya sesuai kita akan isi kembali stoknya, karena gak mungkin logistik di lumsos dibiarkan kosong,” ujarnya.

 

Baca: Petugas Gabungan Temukan Nelayan Carita yang Hilang di Perairan Pasauran

 

Baca: Siaga Wisata Libur Lebaran Idul Fitri, Balawista Terjunkan 200 Personil

 

Ditempat sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Pandeglang, Nuriah mengatakan, dengan adanya tambahan 1 lumsos dari Kemensos, maka seluruhnya terdapat 16.

 

Menurutnya, lumbung sosial yang ada di Pandeglang tersebar di beberapa kecamatan yaitu Kecamatan Sumur di Desa Kertajaya dan Desa Tamanjaya, Cibaliung, Cibitung, Cigeulis, Cikeusik, Panimbang, Sukaresmi, Patia, Pagelaran, Labuan, Carita, Mandalawangi, Cimanuk, Angsana, dan Pulosari.

 

“Lumsos yang sudah ada yaitu 11 dari APBN, 1 lumsos dari Provinsi Banten dan 4 lumsos dari APBD Kabupaten Pandeglang,” ucap dia.

 

Lebih lanjut, perempuan yang menjabat Asisten Daerah ini juga menyampaikan, keberadaan lumsos ini harus berkelanjutan karena sangat penting dalam penanganan kebencanaan. Oleh sebab itu ia berharap pengelola lumsos pelaporannya dapat ditingkatkan.

 

“Administrasinya dijaga dengan baik, membuat lumbung sosial ini anggarannya besar,  pelaporannya harus diperbaiki karena saat akan diisi kembali cadangan logistik butuh pelaporan yang riil,” imbuhnya.

 

Pemda Pandeglang, lanjutnya, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Kemensos yang sudah memberikan anggaran untuk pengadaan lumsos di Pandeglang.

 

Kami menyampaikan ucapan terima kasih ibu bupati yang sebesar-besarnya kepada Kemensos, semoga kedepan bisa dianggarkan kembali untuk lumsos kecamatan lainnya,pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.