Tekan Stunting, Diskomsantik Pandeglang Maksimalkan Peran KIM

Kegiatan pembinaan dan pemberdayaan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Oproom Setda Pandeglang, Rabu (14/05/2024).

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik (Diskomsantik) Kabupaten Pandeglang, memaksimalkan peran Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) untuk menekan angka stunting.

 

Kepala Diskomsantik Kabupaten Pandeglang, Tb. Nandar Suptandar mengatakan, kegiatan pembinaan dan pemberdayaan KIM bertujuan dalam rangka penurunan stunting di Pandeglang pada tahun 2024. Pembinaan dan Pemberdayaan KIM sendiri dilakukan di Oproom Setda, Selasa (14/05).

 

Ia menerangkan, KIM memiliki peran dan fungsi krusial karena merupakan kepanjangan tangan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk dapat menyebarkan informasi kepada masyarakat.

 

“Jadi untuk pencegahan atau penurunan angka stunting dilakukan beberapa hal karena ini program keroyokan. Oleh karena itu kita mengadakan kegiatan kerja bareng sama provinsi Banten. Kita mengumpulkan komunitas informasi masyarakat sebagai wahana atau wadah untuk menerima dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Bisa jadi kepanjangan pemerintah daerah dan mereka juga memberikan informasi kepada pemerintah. Misalnya di desa A ada yang terkena stunting dan belum ditangani,” kata dia.

 

Nandar mengatakan, KIM di Pandeglang saat ini dinilai masih kurang jumlahnya. Oleh sebab itu pihaknya berharap KIM dibentuk di setiap Kecamatan di Pandeglang.

 

“Di Pandeglang itu baru terbentuk 18 kelompok. Idealnya satu desa ada satu KIM tapi kita program jangka pendek ini kita akan coba untuk di tiap kecamatan minimal ada satu KIM sebagai pilot project. Kalau udah ada satu dan itu efektif biasanya akan menular virus baiknya,” ujarnya.

 

Baca: Polres Pandeglang Bongkar Dugaan Kasus Korupsi, Uang Tunai Rp 1,4 Miliar Diamankan

 

Baca: RSUD Labuan Kapan Beroperasi? Ini Kata Ketua DPRD Pandeglang

 

Mengingat fokus pemerintah saat ini yakni pencegahan dan penurunan stunting, maka pihaknya menekankan agar keberadaan KIM dapat menjadi penerus informasi kepada masyarakat terkait pencegahan stunting agar masyarakat paham bagaimana penyebab terjadinya stunting.

 

“Nanti kedepan itu kita sedang menggodok untuk pencairan dana ADD atau dana desa juga salah satu syaratnya harus membentuk KIM di masing-masing desa. Kalau untuk tingkat kabupaten itu ada namanya forum komunikasi KIM, itu yang membina dinas kami,” tutur dia.

 

Sementara Kepala Bidang Informasi Kemitraan Diskominfo Provinsi Banten, Ahmad Subhan mengatakan, dibutuhkan strategi komunikasi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat untuk penurunan prevalensi stunting.

 

“Dengan kegiatan pembinaan tersebut tersebut diharapkan KIM kabupaten Pandeglang dapat menjalankan tugas serta perannya secara profesional untuk membantu pemerintah daerah,” ucap dia.

 

Kagiatan ini diharapkan dapat memberi informasi kepada masyarakat sehingga mampu mencetak generasi emas dan mendapatkan bonus demografi, dimana jumlah usia produktif lebih banyak dibandingkan usia tidak produktif.

 

“Untuk mendapatkan bonus demografi diperlukan generasi-generasi penerus yang sehat dan mampu berdaya saing. Untuk menghindari lost generation diharapkan semua pihak dapat menjalankan peran dan fungsinya sesuai dengan yang telah diamanatkan agar generasi penerus terhindar dari resiko stunting,” tandasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.