Turnamen Voli Desa Sindanglaut Sukses Digelar

Final turnamen voli di Desa Sindanglaut, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (20/12/2025).

KRAKATAURADIO.COM, CARITA - Keberadaan lapangan voli di Desa Sindanglaut, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, yang diresmikan Gubernur Banten Andra Soni beberapa waktu lalu, kini sudah dirasakan manfaatnya. Partai final turnamen voli antar Desa se Kecamatan Carita yang digelar Sabtu (20/12/2025) sukses digelar dan ditonton ribuan warga.

 

Dalam pertandingan hari ini, terdapat empat tim yang bermain. Perebutan tempat ketiga mempertandingkan Desa Tembong melawan tuan rumah, Desa Sindanglaut. Sementara partai perebutan juara pertama, antara Desa Carita melawan Desa Banjarmasin.

 

Ketua panitia turnamen voli Desa Sindanglaut, Dulkarim mengatakan, even ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas fasilitas yang diterima dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, dalam hal ini Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), yang sebelumnya telah membangun fasilitas tersebut.

 

Ya salah satunya kami juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih khususnya kepada Gubernur Banten, yaitu Pak Andra Soni yang sudah membangun baik itu dari jalan, rumah tidak layak huni yang 35 unit tersebut. Yang kedua jalan beton dan ini satunya lapangan, lapangan voli untuk dipakai oleh kegiatan pemuda yang ada di desa Sindanglaut khususnya. Yang ketiga balai warga,” kata dia.

 

Menurut dia, dalam turnamen ini, setiap Desa di Carita mengirimkan pemain-pemain voli terbaiknya untuk bertanding dan didampingi langsung oleh Kepala Desa.

 

“Pastinya kami selaku pemerintah desa dan saya selaku ketua pelaksana turnamen ini punya cita-cita untuk ke depan, kami akan merekrut untuk mencari generasi muda untuk ke depan biar kami itu punya generasi di bidang permainan voli,” ujarnya.

 

Baca: Kementerian PU Bangun DI Cisesepan Pandeglang

 

Baca: Tanah Pemda Lebih Tertata dengan Aplikasi Khusus

 

Untuk mewujudkan hal tersebut, Ketua DPK KNPI Carita ini mengaku sudah menjalin komunikasi dengan Kepala Desa dan rencananya akan menghadirkan pelatih untuk mendidik dan membimbing generasi muda.

 

Adapun pada laga final yang mempertemukan Desa Carita dan Desa Banjarmasin, sorak sorai tak henti-hentinya diteriakkan suporter memberikan semangat bagi masing-masing tim kebanggaannya.

 

Setelah melalui pertandingan yang sengit, Desa Banjarmasin meraih kemenangan menjadi juara 1 pada kompetisi bergengsi ini. Desa Carita juara kedua, dan ketiga diraih Desa Tembong.

 

Ditempat sama, Kepala Seksi (Kasi) Penataan Kawasan Permukiman DPRKP Provinsi Banten, Dedi berpesan agar fasilitas yang sudah dibangun pemerintah dirawat dengan baik.

 

“Untuk di desa Sindanglaut ini, di samping untuk penanganan peningkatan kawasan kumuh, juga ini adanya kegiatan event olahraga di desa ini. Ini salah satunya penyadaran publik untuk penanggulangan kumuh ke depan,” ucap dia.

 

Dengan berbagai sarana prasarana yang telah dibangun, pihaknya berharap masyarakat dapat meningkatkan kesadaran agar dapat berperan dalam kemajuan wilayah.

 

“Beberapa indikator tersebut memang itu yang kami harapkan supaya balai warga maupun MCK maupun sarana dan prasarana olahraga ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat agar bisa berkumpul, bersosialisasi, dan saling memberikan pencerahan informasi agar tingkat kekumuhan bisa diminimalisir,” terangnya.

 

Baca: Jelang Libur Nataru, Dispar Banten Minta Pengelola Wisata Umumkan Tiket

 

Diketahui, DPRKP Provinsi Banten sebelumnya telah rampung melakukan berbagai pembangunan di Desa Sindanglaut, diantaranya jalan lingkungan beserta saluran drainase, penunjang Penerangan Jalan Umum (PJU), pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), sarana olahraga, MCK, dan Balai Warga.

 

Dan mudah-mudahan untuk ke depannya kita juga masih berupaya untuk menambah dari yang jumlah sekarang ini yang masih tersisa, dan mudah-mudahan di 2026 tahun depan kita juga bisa menyelenggarakan kembali untuk pembangunan khususnya di penambahan RTLH-nya,” ungkap dia.

 

Sementara Camat Carita, Yadi Pribadi mengaku mendukung kegiatan turnamen voli agar dapat dilakukan secara berkelanjutan. Menurut Yadi, selain sebagai ajang mencari bibit atlet sejak dini, juga dapat memutar roda perekonomian warga setempat.

 

“Tentunya pihak kecamatan selalu mendukung setiap kegiatan positif di desa. Karena banyak warga yang berdagang dan pastinya berdampak terhadap perputaran ekonomi dan kesejahteraan,” pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.