Swadaya Perbaiki Jalan, Warga Kalapa Cagak Minta Program Bang Andra
![]() |
| Warga gotong royong memperbaiki jalan secara swadaya, Sabtu (10/01/2026). |
KRAKATAURADIO.COM, SOBANG - Warga Kampung Kalapa Cagak, Desa Teluklada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, melakukan perbaikan jalan rusak secara swadaya. Warga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten agar membangun jalan tersebut.
“Kami memohon kepada para pemimpin kami. Kami warga Kalapa Cagak rela bekerja sama untuk sama-sama merawat jalan, dan kami memohon untuk program Bang Andra, bangun jalan desa sejahtera untuk diturunkan di kampung kami,” kata Ketua RW 007, Kampung Kalapa Cagak, Taryana, Sabtu (10/01).
Menurut dia, membangun jalan secara swadaya ini merupakan inisiatif dan semangat gotong-royong masyarakat. Apalagi jalan tersebut merupakan jalur penghubung tiga kecamatan. Untuk itu, dirinya meminta kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar warga.
“Perlu diketahui ini jalan poros penghubung tiga kecamatan. Tiga kecamatan: Kecamatan Sobang, Kecamatan Sukaresmi, dan Kecamatan Angsana. Jalan poros ini sudah lama tidak diperhatikan,” ujarnya.
Taryana menerangkan, jalan tersebut merupakan akses utama sektor pertanian di 3 Desa, yakni Teluklada Kecamatan Sobang, Desa Seuseupan Kecamatan Sukaresmi, dan Desa Karangsari Kecamatan Angsana. Selain itu, jalur utama aktivitas perekonomian warga. Panjang jalan rusak parah mencapai kurang lebih 2 kilometer dengan lebar 4 meter.
Baca: BKC Labuan Target Juara di Kejuaraan Karate Pandeglang
Baca: Pisah Sambut Kapolsek Carita Berjalan Haru
Lanjut dia, aksi warga memperbaiki jalan dengan uang iuran bersama merupakan imbas dari habisnya kesabaran warga menunggu jalan tersebut diperbaiki.
Ia menekankan soal komitmen pemerataan pembangunan infrastruktur seraya berharap pemerintah tergerak melihat aksi warga.
“Kami mohon kepada para pemimpin daerah, warga siap bekerja sama, warga siap bergotong royong untuk menjaga, merawat, dan membangun jalan desa sejahtera,” ucap dia.
Warga lainnya, Rohman juga mengaku dengan akses jalan rusak membuat warga terhambat dalam menjalankan aktivitas. Kondisi tersebut sudah terjadi bertahun lamanya.
“Ini adalah swadaya masyarakat, Alhamdulillah sudah terkumpul 14 mobil. Masih sangat kurang sekali, membutuhkan bantuan dari semua kalangan ya. Lihat ini adalah warga masyarakat Kampung Kalapa Cagak yang sedang ikut bergotong-royong. Jalannya sangat memprihatinkan,” tandasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar