Pesantren Kilat di Masjid Al-Mustaghfirin 1447 H juga Didukung oleh Para Dermawan
KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Mengisi kemuliaan bulan suci Ramadan 1447 H, para relawan Masjid Al-Mustaghfirin yang berlokasi di Kampung Panguseupan, Desa Labuan, Kabupaten Pandeglang, menggelar kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat).
Kegiatan yang diikuti oleh ratusan anak-anak dan remaja setempat ini bertujuan untuk mengisi waktu luang di bulan puasa dengan kegiatan positif, sekaligus memperkuat pondasi akhlak generasi muda di lingkungan tersebut yang dirancang untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.
Menariknya, antusiasme kegiatan tahun ini meningkat drastis berkat dukungan dari para tokoh masyarakat, para dermawan dan pengusaha setempat yang peduli terhadap pembinaan generasi muda.
Dukungan nyata salah satunya datang dari dua pengusaha sukses asal Labuan, yakni Hj Ika Puspitawati S.Pd, pemilik usaha jual beli emas ternama dengan julukan Ratu Emas, serta H. Edi Sarmedi ST, pemilik Toko Fahmi Pondok Sepatu.
Kehadiran para dermawan ini memastikan operasional kegiatan Sanlat berjalan lancar, mulai dari penyediaan materi belajar hingga kegiatan pendukung bagi para santri.
Salah satu donatur yang hadir dan dimintai keterangan pada saat acara pembukaan sanlat, Hj Ika menyatakan, motivasinya membantu kegiatan ini adalah demi melihat masa depan anak-anak di Kampung Panguseupan khususnya Desa Labuan yang lebih religius.
“Investasi terbaik yaitu pendidikan agama bagi anak-anak kita. Saya sangat bangga melihat semangat relawan Masjid Al-Mustaghfirin dan saya siap mendukung penuh kegiatan positif seperti ini ke depannya,” kata Hj Ika, Minggu (22/02).
Senada dengan hal tersebut, H Edi mengaku tujuannya membantu acara ini sederhana, yaitu ingin berbagi kebahagiaan dan ikut berinvestasi untuk akhirat.
“Saya titip pesan kepada adik-adik, ikuti dengan sungguh-sungguh, serap ilmu dari para ustadz ustadzah sebaik mungkin. Amalkan karena ilmu yang didapat tidak hanya untuk dihafal tapi untuk dipraktikkan terutama akhlak mulia. Terakhir jadikan kebiasaan. Semoga setelah acara ini selesai, semangat ibadah, mengaji, dan shalat berjamaah terjaga,” ungkapnya.
Baca: Setir Mobil Sendiri, AHY Kunjungi Pesantren Ustaz Adi Hidayat di Pandeglang
Baca: Kementerian PU Kebut Penanganan Jalan Longsor di Pandeglang
Diketahui, kedua pengusaha sukses ini merupakan pasangan suami istri. Hj Ika bergelut di usaha jual beli emas sukses yang memiliki julukan Ratu Emas karena kerap membeli emas dengan harga tinggi dan pemilik Toko Busana Marsya Gudang Fashion di Plaza Labuan.
Sementara H Edi adalah pengusaha yang merupakan owner dari Toko Fahmi Pondok Sepatu dan pemilik PT. Aiza Perentjana yang bergerak di bidang Konsultan Engineering.
Terpisah, Ketua Pelaksana Sanlat Masjid Al-Mustaghfirin, Adi Ilham menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya berisi tentang pendalaman materi keagamaan, tetapi juga untuk melancarkan ngaji, hafalan surat pendek, hingga diskusi praktek sholat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Haji Ika dan Haji Edi serta para donatur lainnya yang berkat kedermawanan beliau-beliau semua, anak-anak jadi lebih semangat karena fasilitas dan apresiasi yang diberikan sangat luar biasa,” ungkap dia.
Baca: Pesantren Kilat Masjid Al-Mustaghfirin Diikuti 200 Anak
Adi berharap, kegiatan ini dapat membentuk karakter anak dan pemuda di Desa Labuan yang mandiri, jujur, dan memiliki akhlak mulia, sesuai dengan semangat Ramadan.
Ketua DKM Masjid Al-Mustagfirin, Ustadz Ahmad Khotib mengapresiasi bantuan dari para dermawan untuk kegiatan kegamaan ini. Menurut dia, kegiatan Sanlat tidak hanya menjadi agenda tahunan semata, tetapi mampu menciptakan lingkungan yang agamis dan harmonis di Desa Labuan.
“Kami ingin Ramadan ini menjadi momentum bagi anak-anak untuk lebih mencintai masjid. Kami sangat berterimakasih kepada seluruh para donatur atas dukungan tulusnya, sehingga acara ini bisa berjalan maksimal,” pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar