Wagub Dimyati Sampaikan Rencana Revitalisasi Situs Syekh Asnawi Caringin

Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah saat Safari Ramadan di Masjid Agung As-Salafie Caringin, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Senin (02/03/2026).

KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Dimyati Natakusumah menyampaikan rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk merevitalisasi situs peninggalan Syekh Asnawi Caringin. Revitalisasi dilakukan agar para peziarah nyaman datang ke lokasi.

 

Hal itu terungkap saat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten gelar Safari Ramadan, di Masjid Agung As-Salafie Caringin, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Senin (02/03). Dalam sambutannya, Dimyati mengajak masyarakat untuk mengisi bulan suci Ramadan dengan memperkuat nilai kebersamaan melalui semangat saling asah, asih, dan asuh.

 

“Di bulan Ramadan ini mari kita saling asah, asih, dan asuh,” kata dia.

 

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan Ramadan dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Termasuk memperbanyak menuntut ilmu, bersabar dalam menahan hawa nafsu, serta memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.

 

Dalam sesi wawancara, Dimyati juga menegaskan rencana revitalisasi tersebut. Namun ia mengajak seluruh pihak untuk bersatu.

 

“Ada insya Allah. Insya Allah ya, yang penting akur ya. Saya minta nanti saya datang ke sini kan tiada lain ingin menyatukan, karena kalau saya, saya juga sebenarnya keturunan Caringin. Jadi saya ingin jangan ribut. Kalau ribut kita enggak akan bangun,” terangnya.

 

Baca: Rumah Warga di Patia Hangus Terbakar

 

Baca: Tahun 2026, Masjid Caringin Bakal Ditata Pemprov

 

Menurut dia, jika seluruh pihak kompak dan bersatu, maka pembangunan akan terasa dampaknya, khususnya bagi peziarah yang datang dari berbagai wilayah yang dirasa akan lebih terlayani secara maksimal.

 

Kalau akur kita akan perbaiki supaya untuk kepentingan jemaah, kepentingan masyarakat, tambah lagi ini kan tempat karuhun Syekh Asnawi. Jadi betul-betul kita mahabbah-lah sama Syekh dan insyaallah keluarga-keluarga Syekh itu akur, kompak,” sambung dia.

 

Intinya jangan terjadi konflik. Rata-rata nih biasanya ada yang meributkan karena ladang kan? Ladang penghasilan karena para jemaah yang ingin ziarah ingin juga nyaman, tentram. Dan insya Allah kita ada program,” pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.