100 Generasi Muda Siap Jadi Garda Terdepan Kebencanaan
![]() |
| Pelatihan dasar potensi SAR Banten, di Desa Kadupayung, Menes, Kabupaten Pandeglang. |
KRAKATAURADIO.COM, MENES - Sebanyak 100 pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Provinsi Banten, disiapkan menjadi relawan tangguh kebencanaan. Hal itu terungkap saat mereka mengikuti pelatihan dasar Search and Rescue (SAR) yang diselenggarakan oleh Forum Potensi SAR Banten.
Kegiatan ini berlangsung di basecamp AMI Desa Kadupayung, Menes, Kabupaten Pandeglang, Jumat sampai dengan Minggu (03-05 April 2026).
Koordinator Forum Potensi SAR Banten, Taufik Hidayat mengatakan, pelatihan dasar ini merupakan program pembinaan kemampuan kepada elemen masyarakat dan relawan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta mental dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR).
“Pelatihan ini bertujuan membentuk potensi SAR yang terlatih untuk menangani darurat bencana atau kecelakaan, mencakup teknik water rescue, medical first responder, dan evakuasi,” kata dia.
Mereka mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari teori hingga praktik lapangan, guna meningkatkan kapasitas dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Ditempat sama, Danramil 0106/Menes, Kapten Inf Ibna Suhar mengaku mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Menurut dia, keberadaan potensi SAR yang terlatih akan sangat membantu dalam pelaksanaan tugas di lapangan, khususnya dalam penanganan awal.
“Serap setiap materi yang diberikan oleh instruktur, baik teori maupun praktik di lapangan. Utamakan faktor keamanan dan keselamatan dalam setiap kegiatan latihan,” ujarnya.
Baca: Pemprov Luncurkan Aplikasi Samsat Ceria, Mudahkan Bayar Pajak Kendaraan
Baca: 132 Pejabat Pemprov Banten Resmi Dilantik
Untuk diketahui kegiatan ini diselengarakan oleh Forum Potensi SAR Banten, AMI, Relawan Fesbuk Banten News (FBn), MDMC Banten, dan lembaga relawan lainnya.
Total peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 120 peserta yang tersebar dari Pandeglang 60 persen dan sisanya dari Kabupaten/Kota lain di Banten.
Sementara Ketua Pokja Relawan Banten, Lulu Jamaludin menegaskan bahwa Provinsi Banten merupakan wilayah dengan potensi bencana yang sangat beragam.
“Banten ini bisa dikatakan wilayah multi bencana. Semua jenis bencana memungkinkan terjadi, mulai dari gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, gelombang tinggi, kekeringan, hingga potensi gas atau udara berbahaya dan kecelakaan air,” ucap dia.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan literasi kebencanaan, memahami langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana, serta memiliki mental tangguh dalam menghadapi situasi krisis.
“Pelatihan ini juga bertujuan menumbuhkan jiwa sosial dan kepedulian generasi muda, agar lebih peka terhadap kondisi lingkungan serta mampu menjadi garda terdepan saat terjadi bencana, khususnya sebelum bantuan besar datang,” tandasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar