Dinkes Pandeglang Gelar Baksos di 5 Titik, Sasar Target Pemeriksaan Kesehatan Nasional

Bupati Pandeglang, Dewi Setiani (tengah) didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Eniyati, dan Kepala Puskesmas Labuan, Sri Rezeki dalam kegiatan bakti sosial kesehatan, di Majelis Taklim Al-Ikhlas, Desa Labuan, Selasa (14/04/2026).

KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pandeglang ke-152, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), menyelenggarakan rangkaian kegiatan Bakti Sosial (Baksos) kesehatan yang tersebar di lima titik strategis.

 

Kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Pandeglang, Dewi Setiani, guna memastikan pelayanan kesehatan menyentuh seluruh lapisan masyarakat di 35 kecamatan.

 

Kepala Dinkes Kabupaten Pandeglang, Eniyati menjelaskan, bahwa rangkaian baksos ini telah dimulai sejak 1 April 2026.

 

Titik yang pertama yaitu di Kecamatan Pandeglang yang dilaksanakan pada tanggal 1 April, yaitu di Alun-alun Pandeglang. Dan tanggal 1 juga dilaksanakan di Cimanggu beserta seluruh kecamatan yang sekitar pada tanggal 1 April. Dan yang ketiga di Labuan, ini dihadiri oleh tujuh kecamatan, artinya masyarakat di tujuh kecamatan ikut melaksanakan kegiatan ini,” kata dia saat mendampingi Bupati Pandeglang, di Kecamatan Labuan, Selasa (14/04).

 

Menurut dia, kegiatan baksos ini tidak hanya sekadar seremonial, namun memiliki target capaian yang spesifik sesuai mandat Kementerian Kesehatan.

 

Setelah Kecamatan Labuan, Dinkes akan melanjutkan baksos di dua lokasi terakhir, yakni Rabu, 15 April 2026 di Kecamatan Cikesik, melayani lima kecamatan di sekitarnya. Kamis 16 April 2026 di Kecamatan Menes dan sekitarnya.

 

Eniyati menyebutkan bahwa tahun ini pihaknya harus memenuhi target pemeriksaan kesehatan gratis bagi 46% dari total jumlah penduduk Kabupaten Pandeglang.

 

“Karena kita tahu bahwa 46 persen jumlah seluruh masyarakat dari total penduduk Kabupaten Pandeglang tahun ini harus dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis. Salah satu di lima kecamatan tadi itu meng-cover target yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat khususnya oleh Kementerian Kesehatan,” terangnya.

 

Baca: Rangkaian Hari Jadi ke-152, Pemkab Gelar Bakti Sosial Kesehatan

 

Baca: Kemenag Banten Buka Seleksi PMBM Tahun Pelajaran 2026/2027

 

Selain pemeriksaan kesehatan, agenda utama lainnya dalam baksos ini meliputi donor darah. Ditargetkan sekitar 50 sampai 80 kantong darah terkumpul di setiap titik kegiatan.

 

Akumulasi dari lima titik diharapkan dapat memenuhi stok bank darah Kabupaten Pandeglang yang selama ini sering mengalami kekurangan saat pasien membutuhkan.

 

Artinya ini akan mengisi bank darah kita untuk di Kabupaten Pandeglang. Kalau kita kalikan 80 kali lima titik kegiatan sudah cukup untuk memenuhi,” tutur dia.

 

Sementara untuk sunatan massal, lanjutnya, program ini ditujukan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Selain mendapatkan layanan medis gratis, para peserta juga mendapatkan bingkisan dan uang kadeudeuh langsung dari Bupati.

 

Melalui sebaran titik ini, pemerintah berharap pelayanan kesehatan tidak lagi terpusat di pusat kota, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Pandeglang. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.