BGN Mulai Sidak SPPG di Pandeglang, Pastikan Program MBG Berjalan Lancar
![]() |
| Inspektur Utama II Badan Gizi Nasional (BGN), Frans Hero Kasmia Purba (kiri) melakukan sidak di SPPG Sukahati, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Selasa (12/05/2026). |
KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Badan Gizi Nasional (BGN), mulai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Pandeglang. Sidak ini ini bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan lancar.
Sidak ini sudah dilakukan pada Senin 11 Mei 2026 ke beberapa dapur MBG di Kecamatan Labuan dan kecamatan lainnya.
Berdasarkan pantauan, dalam sidak tersebut Inspektur Utama II BGN, Frans Hero Kasmia Purba didampingi Koordinator Kecamatan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (Korcam SPPI) Labuan Haryanto, Kepala SPPG Sukahati Krismanto Laia, dan PIC meninjau beberapa fasilitas, antara lain dapur produksi, ruang penyimpanan bahan baku serta mengecek kualitas dan kesegaran stok bahan pangan.
Inspektur Utama II BGN, Frans Hero Purba mengatakan, sidak bertujuan mengajak setiap dapur SPPG untuk menyajikan menu MBG sesuai standar yang ditentukan.
Dia menegaskan, beberapa hal yang diperiksa saat sidak di antaranya kelayakan dapur, manajemen pengelolaan dapur, sumber daya manusia (SDM), sanitasi dan higienitas serta mutu gizi. Menurut dia, MBG merupakan program strategis nasional yang harus dikawal ketat oleh lintas sektor.
“Program ini adalah program mulia dari Bapak Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia. Jadi harus dikawal dan dijaga. Untuk program Makan Bergizi Gratis ini,” kata dia usai sidak di SPPG Sukahati, Kecamatan Labuan, Selasa (12/05/2026).
Pria yang akrab di sapa Hero ini menekankan, poin-poin utama yang disampaikan, di antaranya kelayakan dapur lebih diperhatikan, sistem pengolahan limbah berupa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Dirinya menekankan kualitas bahan baku dan proses memasak untuk mencegah Kejadian Luar Biasa (KLB).
“IPAL saya lihat dan kelengkapan lainnya sudah oke dapurnya ini. Jadikanlah yang berkualitas dari segi bahan baku makanan dan makanannya. Jangan sampai terjadi KLB atau apa pun yang terjadi di sini. Lakukan yang terbaik untuk program ini ke depannya. Kita akan menjaga program ini,” tegasnya.
Baca: Dinkes Pandeglang Raih Juara Pertama Pilah Sampah Antar OPD
Baca: Jemaah Haji Tertua di Pandeglang 102 Tahun, Termuda 18 Tahun
BGN, lanjutnya, berkomitmen akan terus mengawal dan melakukan penyesuaian fasilitas sesuai standar BGN.
“Pasti kita kawal untuk perbaikan. Semua mengawal program ini, seluruh lintas sektor, karena ini sudah program strategis nasional yang harus kita kawal,” tandas dia.
Ditempat sama, Korcam SPPI Labuan, Haryanto menyatakan, bahwa koordinasi antar lini terus diperkuat untuk mendukung pengawasan yang dilakukan oleh BGN.
“Beliau menyikapi mengenai kondisi dapur yang memang sudah disewa oleh BGN, disesuaikan apakah pantas atau tidak,” katanya.
Ia menuturkan, di Kecamatan Labuan sendiri sudah ada empat dapur yang di sidak langsung. Ia menyampaikan pesan dari BGN adalah untuk selalu mengawasi progres dapur.
“Saya juga dititipkan pesan oleh Pak Hero itu untuk selalu mengawasi progres-progres dapur. Dan ketika memang ada dapur yang tidak kooperatif atau lalai dalam hal evaluasi, itu akan kita laporkan secara langsung,” tutur dia.
Sementara Kepala SPPG Sukahati, Krismanto Laia, menyatakan kesiapannya untuk segera menindaklanjuti beberapa catatan teknis yang diberikan BGN.
“Catatannya itu tentang perbaikan dapur sesuai standar BGN dan menjaga kualitas makanan buat anak-anak ke depan. Fasilitas seperti IPAL dan asrama sudah dilengkapi oleh mitra,” pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar